Find Us On Social Media :

'Gue Udah Kehilangan Duit Segitu' Ingin Beri Efek Jera, Uya Kuya Laporkan Medina Zein ke Polisi Atas Kasus Penipuan

By Rissa Indrasty, Jumat, 20 Mei 2022 | 19:04 WIB

Uya Kuya

Laporan Wartawan Grid.ID, Rissa Indrasty

Grid.ID - Artis Uya Kuya baru saja melaporkan Medina Zein ke Polda Metro Jaya atas kasus dugaan penipuan jual beli mobil fiktif.

Di mana Uya Kuya ditawarkan 2 unit mobil dan sudah menyetor yang muka sebesar ratusan juta kepada Medina Zein, tapi mobil tak kunjung diberikan oleh wanita tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes pol. Endra Zulpan, membenarkan bahwa Uya Kuya telah melaporkan Medina Zein ke polisi.

"Iya betul, ada laporannya di Polda Metro Jaya terkait dengan penipuan, yaitu yang mana korban Uya Kuya sudah mentransfer sejumlah uang kurang lebih Rp150 juta, ternyata awalnya adalah perjanjian jual beli mobil."

"Namun ternyata tidak terjadi jual beli mobil tersebut, namun uangnya sudah ditransfer," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes pol. Endra Zulpan, saat dikutip Grid.ID di YouTube, Jumat (20/5/2022).

Endra Zulpan mengungkapkan akan melakukan pemanggilan kepada Medina Zein jika barang bukti sudah lengkap.

"Nanti akan dipelajari data-data lengkap, alat bukti lengkap, nanti akan diagendakan," ungkap Endra Zulpan.

Uya Kuya mengungkapkan bahwa dirinya melaporkan Medina Zein karena merasa dirugikan dan ingin memberi efek kapok kepada wanita tersebut.

"Buat gue kenapa gue harus repot-repot begini, gue udah kehilangan duit segitu, ini kan butuh effort buat gue, butuh tenaga, waktu, biaya, ya gue nggak apa-apa deh, yang penting ada efek jera, supaya orang-orang lain tidak tertipu lagi," ungkap Uya Kuya.

Baca Juga: Medina Zein Kini Dirawat di Rumah Sakit Jiwa karena Mengaku Idap Bipolar Akut, Astrid Kuya Beri Sindiran Halus untuk Istri Lukman Azhari yang Menipunya dengan Kedok Jual Beli Mobil Bekas

Selain itu, Uya Kuya juga tak ingin ada lagi korban-korban baru hasil ditipu oleh Medina Zein.

"Jadi gue disitu demi melindungi orang-orang lain, calon-calon korban lain, yang jadi ada pembelajaran," tutup Uya Kuya.

(*)