Find Us On Social Media :

Sadis! Begini Kisah Hidup Jeffrey Dahmer, Pelaku Pembunuhan Berantai Terkejam di Dunia, Alami Kejadian Ini Usai Tewas di Penjara

By Nur Andriana, Minggu, 9 Oktober 2022 | 15:29 WIB

Jeffrey Dahmer.

Seorang narapidana mengggunakan pisau plastik buatan sendiri untuk upaya itu, tetapi tidak berhasil menggorok leher Dahmer.

Sementara itu usai kematiannya, tubuh Jeffrey Dahmer kecuali otaknya dikremasi pada bulan September 1995.

Baca Juga: Bikin Jantungan! Nenek Ini Panik Ditinggal Rombongan Saat ke Toilet Rest Area, Fakta Sebenarnya Malah Buat Netizen Auto Meradang

Sementara orang tuanya bertengkar tentang apakah akan menyerahkan otak Jeffrey Dahmer kepada para ilmuwan untuk diautopsi.

Ibu Dahmer, Joyce Dahmer sangat ingin otak putranya diperiksa untuk menentukan apakah faktor biologis memengaruhi tindakan tercelanya.

Di sisi lain, ayah Dahmer, Lionel Dahmer, berusaha untuk mengkremasi otak putranya.

Nasib bagian tubuh pembunuh berantai itu akhirnya diputuskan pada 13 Desember 1995.

Seorang hakim memerintahkan agar otak Dahmer yang telah diawetkan atas permintaan Joyce dapat dipelajari oleh para ilmuwan di Fresno State University di California.

Namun, hasil dari penelitian otak Dahmer yang dilakukan para ilmuwan justru sangat mengejutkan.

Pasalnya, para ilmuwan di Fresno State pun tidak pernah bisa mempelajari otak Jeffrey Dahmer Si Pembunuh Berantai itu.

(*)