Find Us On Social Media :

Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun, Taufik Lala Punya Impian Naik Haji dan Bangun Pesantren

By Ragillita Desyaningrum, Kamis, 27 Juli 2023 | 15:37 WIB

Sebelum meninggal dunia, Taufik Lala ternyata punya beberapa keinginan yang belum terpenuhi.

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID - Komedian Taufik Lala meninggal dunia di usia 47 tahun pada Rabu (26/7/2023) siang.

Sebelum meninggal dunia, Taufik Lala ternyata punya beberapa keinginan yang belum terpenuhi.

Salah satunya adalah keinginan untuk membangun sebuah pesantren.

Hal ini diungkapkan oleh adik ipar Taufik Lala, Rizqlah Hasan, di hadapan awak media.

“Pesan untuk saya sendiri, bahasanya gini, 'Qi lu jadi ustaz harus berani, gue mau bikin pesantren, gue niatin.’ Lu ikutin cara gue'. Mungkin itu pesan terakhir, tapi memang saya nggak peka juga kan,” kata Rizqlah Hasan di TPU Munjul, Jakarta Timur, Kamis (27/7/2023).

Tak hanya membangun pesantren, komedian dengan nama asli Taufik Hidayat itu juga punya keinginan naik haji.

“Dia yang belum tercapai masih banyak, salah satunya memang pengin haji,” kata Hasan.

Di samping itu, Rizkqlah Hasan juga mengatakan bahwa Taufik Lala merupakan sosok yang keras berkat didikan orang tuanya.

“Bang Opik memang kalau dilihat dari didikan, keras,” ucap Hasan.

Adik kandung Taufik Lala, Ade Hendrawan, juga menambahkan bahwa meski didikannya keras, kakaknya punya pengetahuan agama yang kuat.

Baca Juga: Kronologi Komedian Taufik Lala Meninggal Dunia, Sempat Tausiyah Soal Kematian

Hal itu dipelajari Taufik Lala dari mertuanya yang ternyata merupakan seorang ustaz.

“Dan memang abang saya ini, kami dari keluarga tentara, cuma hatinya itu lembut. Abang saya itu orangnya cerdas, walaupun ayah saya tentara tapi abang saya tetap menitikberatkan agama,” ucap Ade Hendrawan.

“Emang kebetulan dapat mertua ustaz jadi dia mempunyai bakat di komedi, akhirnya belajar berdakwah sama orang tua saya almarhum. Makanya kalau berceramah dia mengeluarkan kata kata tuh kayaknya berbau bau ustaz, bukan ustaz bau tapi karena mertuanya ustaz,” pungkas Rizkqlah Hasan.

(*)