Find Us On Social Media :

Minta Maaf Gegara Pre Wedding Pakai Flare Bikin Bromo Kebakaran, Calon Pengantin Kini Akan Laporkan Petugas TNBTS, Netizen Emosi!

By Annisa Marifah, Sabtu, 16 September 2023 | 16:29 WIB

Warga Tengger maafkan lima saksi dan tersangka kasus kebakaran

Laporan Wartawan Grid.ID, Annisa Marifah

Grid.ID - Publik menyoroti kebakaran hebat yang terjadi Bromo pasca calon pengantin melakukan pemotretan pre wedding.

Dalam pemotretan itu, pasangan calon pengantin ini memakai flare yang membuat api menjalar dan menimbulkan kebakaran.

Kebakaran hebat ini jelas telah melalap flora dan fauna di area kurang lebih 50 hektar.

Melansir Tribunnewsmaker.com, calon pengantin ini pun ditetapkan sebagai saksi dalam kasus ini.

Lima orang saksi kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo yang terdiri dari pasangan yang melakukan prewedding dan tiga kru wedding organizer (WO) datang ke Balai Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, Jumat (15/9/2023).

Mereka meminta maaf atas kebakaran yang telah terjadi kepada masyarakat khususnya Suku Tengger.

Sejumlah toko Tengger dan Ketua Dukun Parisada Sutomo serta tiga kepala desa yang mewakili enam desa juga hadir.

“Permohonan maaf ini kami sampaikan kepada semua masyarakat Tengger, tokoh adat dan pemerintah,” ucap Hendra Purnama, calon pengantin pria.

Baca Juga: Calon Pengantin Ngaku Sudah Berusaha Padamkan Api di Bromo dengan Air Botol Mineral, Kuasa Hukum Salahkan Petugas TNBTS

Kendati telah meminta maaf, proses hukum pun tetap berjalan.

"Kami memaafkan. Tapi proses hukum harus tetap jalan," jelas Sunaryono, Kepala Desa Ngadisari.

Dilansir Grid.ID dari TribunJatim.com pada Sabtu (16/9/2023), pihak calon pengantin juga berniat akan melaporkan petugas TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru).

Kuasa hukum pihak calon pengantin mengungkap bahwa kesalahan juga dilakukan oleh petugas TNBTS.

"Akan ambil langkah hukum. Ada tuntutan hukum. Kesalahan juga ada di petugas BB TNBTS," kata Mustaji.

"Kesalahan mutlak tidak hanya pada klien kami. Kelemahan juga ada di petugas TNBTS. Petugas TNBTS lemah dalam pengawasan pengunjung," sambungnya.

"Seharusnya, ada pengawalan dan imbauan terhadap pengunjung dari petugas TNBTS. Jangan membiarkan pengunjung begitu saja," paparnya.

Baca Juga: Sudah Bikin Gunung Bromo Gosong, Pengacara Tersangka Malah Niat Tuntut Balik Petugas TNBTS, Alasannya Bikin Emosi

Melansir akun Instagram @viral_seleb, netizen yang tahu bahwa pihak calon pengantin akan melaporkan petugas TNBTS auto memberikan nyinyiran.

"Kok nyalahin petugasnya, itu kan salah kalian pengen pre wedding di situ nyalain flare, bukannya nyari bantuan malah diam aja," tulis akun @gitahadidworlds.

"Di Bromo gak ada tuh larangan bawa bom nuklir, tapi ya gak ada yang bawa bom nuklir juga ke sana," tulis akun @stenly_hanz.

"Apa sih udah merusak alam masih aja cari pembenaran," tulis akun @ririnriensyah.

 

(*)