Find Us On Social Media :

Hadiri Aksi Damai Bela Palestina, Menlu Retno Marsudi Tulis dan Baca Puisi Pilu Menyentuh Hati

By Ragillita Desyaningrum, Minggu, 5 November 2023 | 14:39 WIB

Retno Marsudi di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023).

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi turut hadir dalam Aksi Damai Bela Palestina di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023) pagi.

Kehadiran Retno pun disambut dengan sangat meriah oleh peserta aksi yang jumlahnya disebut mencapai 1,4 juta orang.

Sebelum melakukan orasi, sempat diputar video pidato Retno Marsudi di Sidang Majelis Umum PBB tentang Palestina yang viral.

Video yang menunjukkan sikap tegas Retno Marsudi dalam mendukung Palestina pun disambut dengan meriah.

Dalam kesempatan ini, Retno kembali menyuarakan dukungannya terhadap Palestina yang sedang ditindas Israel.

“Atas nama pemerintah Indonesia, kami ingin menegaskan kembali dukungan Indonesia terhadap perjuangan bangsa Palestina,” kata Retno di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/11/2023).

Retno juga menginformasikan tentang bantuan dari Indonesia kepada Palestina yang telah dikirim kemarin.

Bantuan ini bukan hanya dari pemerintah Indonesia, melainkan juga dari seluruh rakyat Indonesia melalui lembaga-lembaga kemanusiaan.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia dan bantuan selanjutnya akan dipersiapkan,” lanjutnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan ini, Retno juga membacakan puisi yang ia buat tentang Palestina.

Baca Juga: Sejumlah Artis Hadiri Aksi Damai Bela Palestina di Monas, Mulai dari Syifa Hadju hingga Atta Halilintar

Selama Retno membacakan puisi tersebut, tampak seluruh peserta aksi terdiam khidmat.

Bahkan ada beberapa orang yang terdengar isakan tangisnya karena tak kuasa menahan kesedihan dan kepiluan.

Sebagai informasi, Aksi Damai Bela Palestina ini ditujukan untuk menyuarakan dukungan masyarakat Indonesia terhadap apa yang sedang terjadi di Palestina.

Melalui aksi ini, masyarakat Indonesia bersatu mengungkapkan nurani kebangsaan dan kemanusiaan terhadap Palestina.

Aksi ini menyatakan sikap tegas seluruh masyarakat Indonesia yang menekan, mengutuk, dan mengecam Israel agar berhenti melakukan penindasan, serangan, dan kejahatan genosida terhadap warga Palestina.

Apalagi, saat ini dilaporkan hampir 10.000 masyarakat Palestina telah terbunuh yang 70 persennya adalah wanita dan anak-anak.

Serangan Israel terhadap Palestina ini telah berlangsung puluhan tahun lamanya dan memasuki eskalasi baru pada 7 Oktober 2023.

Artinya, telah 29 hari lamanya serangan Israel terhadap Palestina berlangsung secara berturut-turut tanpa henti.

(*)