Grid.ID - Dua jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam berhasil ditemukan oleh nelayan. Kini jenazah dalam proses identifikasi.
Insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali menyebabkan puluhan korban masih dalam pencarian. Sementara sebagian korban berhasil selamat dan lainnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa.
Diketahui sebelumnya proses pencarian telah berlangsung selama beberapa hari sejak Kamis (3/7/2025). Kini dua korban tenggelam kembali ditemukan oleh nelayan setempat.
Dilansir dari Kompas.com, dua jenazah ditemukan pada waktu dan koordinat yang berbeda. Penemuan dua jenazah korban terjadi pada Selasa (8/7/2025).
Kini kedua jenazah telah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Blambangan untuk dilakukan identifikasi. Kedua jenazah korban masing-masing ditemukan pada pukul 01.42 dan 05.30 WIB.
Dua korban tersebut ditemukan oleh nelayan yang berbeda. Jenazah korban yang pertama ditemukan dan dievakuasi ke Pelabuhan Muncar sebelum dibawa ke RSUD.
Sementara jenazah kedua dievakuasi ke Pelabuhan Rakyat di Pantai Boom untuk kemudian diantar ke RSUD.
"Kondisi rata-rata jenazah mengambang ke atas air dengan kondisi badan telungkup mengarah ke bawah," ujar Direktur Polisi Perairan dan Udara Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, dikutip dari Tribun Jatim.
Diketahui lokasi penemuan jenazah korban berada sekitar 35 km atau kira-kira 18 nautical miles dari lokasi kapal tenggelam. Kedua jenzah korban pun kini tengah diidentifikasi oleh tim DVI Polda Jatim bersama tim forensik RSUD Blambangan.
"Tentu tim gabungan masih bekerja keras tanpa henti. Termasuk untuk operasi SAR, tim masih melakukan pencarian hingga saat ini," ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama samtama Putra.
"Jenazah ditemukan oleh kapal nelayan Badak Laut di Perairan Tanjung Gebang Alas Purwo," tambahnya.