Find Us On Social Media :

Permintaan Maaf Ditolak, Warga Minta Lucinta Luna Datang ke Manokwari

By Winda Wahdania, Kamis, 24 Mei 2018 | 15:48 WIB

Levana Varraiza dan Lucinta Luna

Laporan Wartawan Grid.ID, Eria Winda Wahdania

Grid.ID - Kasus pelecehan nama sebuah daerah yang dilakukan Lucinta Luna masih terus berlanjut.

Hal tersebut bermula ketika Lucinta Luna berniat menyinggung Levana Varraiza, seorang wanita yang dinilai memiliki kemiripan fisik dengan dirinya.

Melalui Live Instagram seorang teman, Lucinta Luna kemudian menyinggung nama Manokwari, daerah yang terletak di Papua Barat yang merupakan daerah asal Levana Varraiza.

(BACA: Belajar Jadi Mandiri, Ini 4 Cara Efektif Berhenti Bergantung pada Orang Lain)

Namun, siapa sangka jika kata Manokwari diucapkan dengan nama Non*kwari yang memiliki arti kelamin laki-laki.

Usai video live Lucinta Luna viral, Levana Varraiza yang merasa nama daerahnya dilecehkan juga sempat memberikan komentar melalui akun Instagram pribadi miliknya.

Masalah masih kian berlanjut ketika masyarakat Papua mengetaui hal itu ikut merasa tersinggung.

(BACA: Seventeen akan Gelar Sebuah Pameran, Ada Lukisan Karya Mingyu dan The8 Juga loh!)

Melalui akun Instagram @papuabarathitz warga Papua Barat berniat hendak memenjarakan Lucinta Luna, memberikan hukum adat dan denda sebanyak Rp 100 miliar.

Mereka juga menuntut Lucinta Luna untuk meminta maaf kepada warga Manokwari terkait dengan pelecehan nama yang ia lakukan.

Mengetahui hal tersebut, Lucinta Luna kemudian mengunggah sebuah video permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya bersama dengan kedua teman pada Rabu (23/5/2018).

Dalam unggahan video permintaan maaf itu Lucinta Luna dan temannya juga meminta agar masalah yang ia anggap sebuah ketidaksengajaan itu tidak perlu dibesar-besarkan.

(BACA: Ngeri, Dilanda Suhu Panas Saat Ramadan, Puluhan Warga Pakistan Meninggal Dunia)

Menanggapi video Lucinta Luna, Aliansi masyarakat cinta Manokwari meminta Lucinta Luna untuk meminta maaf secara langsung dengan datang ke kota Manokwari tanpa diwakilkan pada tanggal 30 Mei 2018.

Melalui akun Instagram @papuabarathitz warga Papua Barat juga menuntut Lucinta Luna agar membayar denda sebesar Rp 5 miliar yang harus dibayar dalam waktu tertentu.

Tidak samapi di situ, Lucinta juga akan diproses secara hukum jika ia tidak datang sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan.

Mereka juga menuntut agar Lucinta Luna tidak kembali mengulang perbuatannya.

(BACA: Kenakan Rok Transparan, Maudy Ayunda Tampil Cantik dengan Gaya Feminin)

“PERNYATAAN SIKAP ALIANSI MASYARAKAT CINTA MANOKWARI :

1. MENYIKAPI VIDEO VIRAL @lucintalunaTERTANGGAL 22 MEI 2018 LEWAT LIVE INSTAGRAM, YANG MENGATAKAN UCAPAN NON*KWARI YANG ARTINYA NON*K ADALAH KELAMIN PRIA. TERKAIT UCAPAN TERSEBUT, MAKA KAMI ALIANSI MASYARAKAT CINTA MANOKWARI MARAH DAN TIDAK BERTERIMA DENGAN UCAPAN TERSEBUT.

2. KAMI SUDAH MELIHAT PERMINTAAN MAAF LUCINTA LUNA PADA AKUN YANG BERSANGKUTAN.

3. MELIHAT PERNYATAAN MAAF TSB, BELUM DAPAT KAMI TERIMA DARI YANG BERSANGKUTAN JIKA, YANG BERSANGKUTAN :

(BACA: Berpuasa, Fachri Albar Tertunduk Lemah di Ruang Sidang Kasus Narkoba)

A. LUCINTA LUNA TIDAK SECARA LANGSUNG DATANG KE MANOKWARI, DALAM PROSES PENYELESAIAN INI MELALUI PERMINTAAN MAAF SECARA LANGSUNG TERHADAP MASYARAKAT PADA TANGGAL 30 MEI 2018.

B. JIKA LUCINTA LUNA TIDAK MEMBAYAR DENDA ADAT AKIBAT PERBUATAN TSB SECARA SENGAJA ATAUPUN TIDAK SEBESAR RP. 5 MILYAR RUPIAH, DIBAYARKAN DALAM WAKTU TERTENTU SESUAI PENYELESAIAN MASALAH TSB.

C. KAMI MINTA ATAS NAMA ALIANSI MASYARAKAT CINTA MANOKWARI MEMINTA APARAT PENEGAK HUKUM UNTUK MEMPROSES SESUAI ATURAN HUKUM YANG BERLAKU JIKA PIHAK YANG BERSANGKUTAN TIDAK MEMENUHI PERMINTAAN KAMI.

D. KAMI MEMINTA LUCINTA LUNA MEMBUAT PERNYATAAN SECARA TERTULIS UNTUK TIDAK MENGULANGI KEJADIAN PELECEHAN/PELANGGARAN HUKUM PADA TANGGAL 30 MEI 2018 DI KOTA MANOKWARI.

(BACA: Segera Menikah, Yuanita Christiani Bakal Jadi Ipar Sandra Dewi?)

DEMIKIAN SURAT PERNYATAAN SIKAP INI.

ALIANSI MASYARAKAT CINTA MANOKWARI.

MANOKWARI, 23 - 5 – 2018,”tulis @papuabarathitz

Gimana pendapatmu? (*)