Find Us On Social Media :

Pemilik Golongan Darah Ini Rawan Alami Serangan Jantung, Penyakit yang Juga Diderita Arief Rivan

By Arif B Setyanto, Rabu, 4 Juli 2018 | 11:10 WIB

Arief Rivan Meninggal Dunia karena Penyakit Jantung

Grid.ID - Kabar duka datang dari dunia hiburan Indonesia.

Aktor senior Arief Rivan meninggal dunia pada Selasa (3/7/2018) pagi, karena serangan jantung.

Arief Rivan memulai kariernya pada 1981.

Sosoknya sebagai Pakde dalam sinetron Si Yoyo pun dikenal masyarakat.

(BACA JUGA : Warga Mojokerto Kedapatan Pelihara 30 Ekor Ikan Predator Raksasa Arapaima Gigas )

Arief meninggal dunia di kediamannya di kawasan Beji, depok, Jawa Barat.

Ory, sang anak mengungkapkan ayahnya sudah mengidap penyakit jantung sejak setahun terakhir.

"Memang ayah sudah sakit jantung dari satu tahun lalu, tapi belum kunjung sembuh sampai sekarang," kata Ory dikutip dari Tribunnews.com.

Arief Rivan juga sempat mengalami penyumbatan pembuluh darah pada jantungnya.

(BACA JUGA : Pecat Asisten Rumah Tangga Karena Duduk di Meja Makan, Selebgram Ini Dihujat Habis-habisan )

Tak dipungkiri, saat ini serangan jantung menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

Perlu diperhatikan, serangan jantung tidak menyerang orang tua saja.

Orang yang masih muda pun rentan mengalaminya.

Pada umumnya, serangan jantung diakibatkan karena kelebihan berat badan atau obesitas dan pola hidup yang tidak sehat.

(BACA JUGA : Resmi Cerai, Ade Maya Tak Pernah Menyesal Jalani Pernikahan dengan Ibnu Jamil )

Teteapi, penelitian baru yang dimuat di European Society of Cardiology menyebutkan ada salah satu penyebabnya pada pria, yaitu golongan darah.

Dalam studi itu, peneliti membandingkan dara lebih dari 1.300.000 orang dari sembilan penelitian sebelumnya.

Secara keseluruhan, orang yang memiliki golongan darah tipe A, tipe B, atau darah tipe AB 9, lebih mungkin mengalami kejadian kardiovaskular seperti serangan jantung dibandingkan mereka yang memiliki darah tipe O.

Walau belum jelas mengapa golongan darah meningkatkan risiko serangan jantung, peneliti mempunyai beberapa dugaan.

(BACA JUGA : Chacha Frederica Nangis Dapat Perlakuan Buruk dari Perawat Rumah Sakit )

Misalnya, orang dengan darah tipe bukan O cenderung memiliki protein pembekuan darah lebih tinggi.

Hal itu kerap membuat penyumbatan arteri yang merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung.

Orang dengan tipe darah A, B, dan AB juga cenderung memiliki kolesterol tinggi dan tingkat peradangan yang lebih tinggi.

Ke depannya para peneliti berharap bisa memeriksa setiap jenis darah untuk menentukan mengapa ada kaitan antara golongan darah dan risiko serangan jantung. (*)