Find Us On Social Media :

Kisah Johny 11 Meter Panjat Tiang Bendera, "Saya Biasa Panjat Pinang"

By Octa, Jumat, 17 Agustus 2018 | 20:41 WIB

Yohanes 'Johny' Andigala aksi panjat tiang beneranya viral

Grid.ID - Aksi bocah SMP bernama Yohanes Andigala, bikin geger media sosial.

Bocah yang akrab disapa Johny itu, melakukan aksi spontan dan nekat memanjat tiang bendera.

Tindakan itu ia lakukan karena hanya ingin melihat bendera Merah Putih berkibar saat upacara HUT

Kemerdekaan RI di Pantai Mota'an, Desa Silawan, Kabupaten Belu, Jumat (17/8/2018).

Dikutip dari Pos-Kupang.com, Johny yang juga peserta upacara menceritakan sebelum perisitwa terjadi dirinya berada di tenda P3K untuk istirahat karena sakit perut.

(BACA JUGA : Ingin Miliki Kulit Cerah Seperti Orang Korea? 5 Rekomendasi Toner di Bawah Harga Rp 30 Ribu Ini Bisa Dicoba nih!)

Saat sedang tiduran itu, ia tiba-tiba mendengar tali bendera putus.

Kepala Desa Silawan, Ferdinandus Mone menambahkan upacara pengibaran bendera sempat terhenti beberapa menit karena tali bendera putus.

Harus ada yang memanjat tiang untuk menarik kembali ujung tali bendera yang nyantol di atas tiang bendera.

Melihat itu, spontan Johny, anak kesembilan dari pasangan Viktor Lino Fahik Marsal dan Lorensa Gama lari ke arah tiang bendera.

"Saya lepas sepatu, dan panjat langsung itu tiang memang," kata Johny, anak petani keturunan Bobonaro, Timor Leste ini.

(BACA JUGA : Selain Bikin Stres, Bertengkar dengan Pasangan Juga Bisa Sebabkan Kebocoran Usus loh!)

Nggak ada rasa takut pada diri Johny saat memanjat tiang bendera yang tingginya sekitar 11 meter tersebut.

"Saya memang sudah biasa memanjat pinang," kata Johny.

Setelah ujung tali diambil, upacara pengibaran bendera dilanjutkan.

Lewat akun media sosialnya, Menpora Imam Nahrawi berikan salam hormat atas aksi Jihny.

"Salam Hormat untuk Adik dari Atambua ini. Dia memanjat tiang bendera karena tali pengikat Bendera Merah Putih tersangkut pada saat Upacara peringatan hari kemerdekaan. Berkat usahanya Bendera Merah Putih bisa dikibarkan di Upacara 17-an di Atambua. *didokumentasikan oleh petugas yg bertugas di perbatasan REPUBLIK INDONESIA dengan TIMOR LESTE*".