Find Us On Social Media :

Cara Culas Inggris untuk Tenggelamkan Flagship Terkuat Argentina yang Akibatkan Ratusan Pelaut Tewas

By Seto Ajinugroho, Selasa, 25 September 2018 | 17:13 WIB

ARA Admiral Belgrano ketika limbung hendak tenggelam

Grid.ID - Rivalitas Inggris dengan Argentina bukan hanya terjadi di dalam lapangan hijau saja gegara gol tangan tuhan Maradona di Piala Dunia 1986.

Tercatat sebelum hal tersebut terjadi, kedua negara sempat terlibat peperangan dahsyat hanya untuk sebuah pulau kecil bernama Falkland atau Malvinas.

Baca Juga : Tiru tampilan Jessica Iskandar dengan Menggunakan Busana Setelan Motif Garis Mulai dari 75 Ribu Rupiah!

Pulau Malvinas sebetulnya lebih dekat secara geografis, namun pulau ini masuk sebagai koloni Inggris sejak tahun 1740.

Argentina yang merasa berhak memiliki Malvinas karena kedekatan georgarfis, sejarah dan kultur kemudian ingin memasukan Malvinas sebagai wilayah kedaulatannya.

Mengutip dari Angkasa, pada 2 April 1982, diktator Argentina Jenderal Leopoldo Galtieri memerintahkan total 4000 tentaranya menggeruduk Malvinas yang saat itu hanya dipertahankan oleh 22 personil Royal Marines Inggris.

Baca Juga : Walau Seharga Rp 19,5 Triliun, Rumah Gedongan Termahal di Dunia Ini Hanya Dihuni 5 Orang Saja

Ibukota Malvinas yakni Stanley kemudian jatuh ke tangan Argentina dan secara de facto pulau tersebut sudah dikuasai oleh negara Amerika Latin itu.

Mendapat koloninya direbut Argentina, Ratu Elizabeth II dan PM Margaret Thatcher marah sejadi-jadinya.

Angkatan Perang Inggris dalam jumlah besar kemudian diperintahkan menuju Malvinas pada 12 April 1982 untuk melakukan serangan balik.

Baca Juga : Rekomendasi 5 Block Heels Sandal di Bawah 300 Ribu Rupiah, Untuk Tampilan Kaki Lebih Jenjang dan Stylish

Mereka juga mengumumkan Zona Eksklusif Maritim sepanjang 200 mil di sekitar pulau Malvinas dan barangsiapa masuk ke zona tersebut maka akan ditembak namun jika tak memasukinya aman.

Namun sebelum armada raksasa Inggris sampai di Malvinas, Royal Navy sebelumnya sudah menyiagakan 3 buah kapal selam tenaga nuklir yang salah satunya ialah HMS Conqueror.

Lantas pada 2 Mei 1982 kapten HMS Conqueror, Laksamana Sir J.Fieldhouse memergoki iring-iringan armada AL Argentina yang terdiri dari kapal induk, frigat, destroyer dan flagship terkuatnya ARA Admiral Belgrano.

Baca Juga : PM Malaysia Akui Negaranya Nyaris Hancur dan Dijajah Bangsa Lain Karena Utang Hasil Korupsi