Find Us On Social Media :

9 Hal yang Direnggut dari Putri Diana Setelah Dirinya Resmi Bercerai dengan Pangeran Charles

By Hastin Munawaroh, Rabu, 3 Oktober 2018 | 08:33 WIB

9 Hal yang Direnggut dari Putri Diana Setelah Dirinya Resmi Bercerai dengan Pangeran Charles

Grid.ID - Putri Diana resmi bercerai dari Pangeran Charles pada tahun 1996.

Kehidupan Putri Diana pasca perceraian itu pun berubah drastis.

Bahkan ada 9 hal yang direnggut dari Putri Diana pasca dirinya bercerai dengan Pangeran Charles, seperti dilansir dari The Sun, Rabu (3/10/2018).

Baca Juga : Terinspirasi dari Putri Diana, Louboutin Kembali Mendesain Ulang LOVE

Tak hanya gelar kehormatannya yang dicopot, tapi ia juga kehilangan segalanya yang pernah menyelimutinya selama menjadi anggota kerajaan.

Dari staf pribadi hingga pengawalan polisi, berikut ini hal yang hilang dari Diana ketika pernikahannya secara resmi berakhir.

1. Gelar

Ketika Lady Diana Spencer menikah dengan Pangeran Charles pada 1981, dirinya punya sebutan Her Royal Highness.

Namun, setelah perceraiannya dengan Pangeran Charles, gelarnya berubah menjadi Diana, Princess of Wales.

Melansir New York Times, Ratu Elizabeth sebenarnya meminta Diana untuk mempertahankan gelar itu.

Baca Juga : Berita Putri Diana Hari Ini: Pangeran William Menolak Iringi Peti Matinya, Alasannya Baru Terungkap Tahun 2017

Tetapi putra sulungnya, Charles, bersikeras untuk melepaskannya.

Kehilangan gelar membuat Putri Diana harus memberi hormat ketika bertemu dengan para anggota kerajaan, termasuk dua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Pangeran William, yang kala itu masih berusia 14, berjanji pada sang ibu untuk mengembalikan gelar kehormatannya ketika ia menjadi raja kelak.

Baca Juga : Terungkap Alasan Pangeran Philip Mau Berjalan di Belakang Peti Mati Putri Diana

2. Pengawalan Polisi

Menurut penulis The Diana Chronicles, Tina Brown, Dian juga 'dilucuti' dari keamanan yang diberikan kepada anggota keluarga kerajaan.

Selama pernikahannya dengan Pangeran Charles, keselamatannya sangat penting bagi monarki.

Baca Juga : Berita Putri Diana Hari Ini: Dirinya dan Pangeran Charles Diklaim Punya Anak Selain William dan Harry

Tetapi setelah perceraian itu, Putri Diana hanya diberi pengawalan polisi ketika menghadiri acara publik.

Selain itu, Putri Diana juga harus membayar pengawal pribadi sendiri dalam kehidupan sehari-harinya setelah perceraian.

3. Anggaran Perjalanan

Sebagai bagian dari perceraian, Putri Diana dilaporkan mendapat harta sejumlah Rp 329 miliar dan diberikan tunjangan sekitar Rp 7 miliar untuk hidup.

Meski anggota kerajaan mendapat anggaran untuk perjalanan, Putri Diana harus membiayai itu sendiri setelah perceraiannya dengan Pangeran Charles.

Selain itu, semua kunjungannya ke luar negeri, termasuk perjalanan amal rutinnya, harus disetujui oleh Ratu Elizabeth II.

Baca Juga : Alasan Adik Ratu Elizabeth II Begitu Membenci dan Tak Bisa Memaafkan Putri Diana

4. Kantornya

Seiring dengan ketebatasan perjalanan, Putri Diana harus meninggalkan kediamannya di Istana St James karena letaknya bersebelahan dengan kantor Pangeran Charles.

Sebagai gantinya, Putri Diana pindah ke kantor di halaman Istana Kensington.

Meski begitu, Putri Diana masih bisa menggunakan apartemen di Istana St James dengan izin dari Ratu.

5. Stafnya

Setelah pindah ke Istana Kensington, Putri Diana juga harus mengurangi staf pribadinya.

Menurut Tina Brown, Diana hanya diizinkan memiliki personal dresser dan koki di kediamannya itu.

Baca Juga : Berita Putri Diana Hari Ini: Ahli Forensik Sebut Sebenarnya Dia Masih Bisa Selamat

Pengurangan staf yang cukup besar ini memungkinkan kepala pelayan Diana, Paul Burrell untuk memainkan peran penting dalam hidupnya.

Mulai menjadi teman dekat, asisten, sopir, orang kepercayaan, dan 'handuk' saat Sang Putri menangis.

6. Kegiatan Amal

Di antara banyak pencapaiannya, Putri Diana paling dikenal karena pekerjaan amal.

Saat masih menjadi istri Pangeran Charles, Putri Diana diizinkan untuk terlibat dalam 100 kegiatan amal.

Baca Juga : Ternyata, Putri Diana Pernah Buat 'Perjanjian Cerai' dengan Iparnya

Namun, setelah perceraian, kegiatan amal itu dikurangi menjadi enam.

Itu karena Diana hanya memiliki sedikit dana untuk mendukung pekerjaannya di luar negeri.

7. Hubungan Romantis

Sebelum resmi bercerai dari Pangeran Charles pada 1996, Putri Diana mulai berkencan dengan ahli bedah jantung Pakistan, Dr Hasnat Khan.

Mendiang Diana bahkan sempat ingin meninggalkan Inggris untuk bersama kekasihnya di Pakistan.

Namun, kisah cinta mereka berakhir hanya beberapa minggu sebelum Putri Diana meninggal di tahun 1997 karena kecelakaan mobil.

Baca Juga : Pengakuan Kelam dari Rekaman Putri Diana Hingga Kenakalan yang Dilakukannya

8. Persahabatannya

Seiring dengan perceraiannya dengan Pangeran Charles, Putri Diana juga harus mengorbankan persahabatannya dengan perancang Italia, Gianni Versace.

Perselisihan mereka juga dikatakan menimbulkan ketegangan dalam hubungan persahabatan Diana dengan Sir Elton John.

Namun, Diana dan Elton memperbaiki hubungan mereka setelah Gianni Versace dibunuh pada Juli 1997.

Baca Juga : Dirumorkan Berselingkuh dari Putri Diana, Pangeran Charles: Tidak Ada Kebenaran dalam Spekulasi Itu

9. Stabilitas Emosionalnya

Perceraian Putri Diana dengan Pangeran Charles juga memengaruhi stabilitas emosional Sang Putri.

Karena publik sangat berminat dengan kehidupan pribadinya, Diana diyakini memiliki ketakutan yang semakin besar.

Diana takut akan dibunuh.

Bahkan dirinya khawatir salah satu pengawalnya bisa merencanakan pembunuhan untuknya.

Baca Juga : Saat Bercerai dengan Pangeran Charles, Putri Diana Mendapat Dukungan dari Ayah Mertua

Sebelum Putri Diana dan Pangeran Charles Bercerai

Sebenarnya, hubungan Putri Diana dan Pangeran Charles tak berjalan mulus sejak awal pernikahan.

Pangeran Charles disebut tak bisa move on dari mantan kekasihnya, Camilla Parker Bowles.

Meski begitu, pasangan ini sebisa mungkin terlihat harmonis dan tampak saling mencintai saat berada di hadapan publik.

Baca Juga : 7 Pria Ini Pernah Bantu Putri Diana Lewati Masa Krisis Pernikahannya dengan Pangeran Charles

Namun, ada satu momen yang diduga menjadi penyebab berakhirnya jalinan cinta pasangan ini.

Persoalan dimulai dari komentar yang dilontarkan oleh Pangeran Charles.

Andrew Morton, penulis biografi Putri Diana mengatakan, Pangeran Charles sepertinya kecewa ketika Pangeran Harry lahir.

Baca Juga : Mantan Kepala Pelayan Kerajaan Inggris Ungkap 'Ritual Malam Minggu' yang Dilakukan Putri Diana dan Kedua Anaknya

Hal pertama yang dikatakannya saat Harry lahir adalah, "Ya Tuhan, itu anak laki-laki."

Namun, Pangeran Charles bersikeras dirinya hanya bercanda.

Tapi tetap saja hal itu menyakiti hati Putri Diana.

Sebelumnya, Diana dikabarkan sudah mengetahui jenis kelamin bayinya itu lewat pemeriksaan USG.

Baca Juga : Mengintip Sederet Aturan Kerajaan yang Dilanggar Mendiang Putri Diana

Tapi, dia merahasiakan informasi itu dari sang suami karena Pangeran Charles selalu ingin anak perempuan.

Ia tahu suaminya akan kecewa.

Ini bukan satu-satunya komentar nyelekit yang dibuat Pangeran Charles terhadap Putri Diana.

Baca Juga : Kisah di Balik Candle in the Wind, Lagu yang Dinyanyikan Elton John di Pemakaman Putri Diana

Pangeran Charles juga mengomentari tentang bagaimana anak keduanya memiliki rambut merah yang merupakan warisan dari keluarga Putri Diana.

Sebaliknya, Putri Diana menggambarkan Pangeran Harry sebagai keajaiban dan pelengkap kebahagiaan yang membantunya melalui kesedihan.

(*)