Grid.id - Kasus pemerkosaan kembali terjadi. Kali ini, kasus tersebut melibatkan profesi dokter di Bandung, Jawa Barat.
Seorang dokter residen Program Pendidikan Dokter Spesialis atau PPDS Anestesi dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran terlibat dalam kasus pemerkosaan. Dokter berinisial PAP itu kini ditangkap polisi.
Melansir dari Kompas.com dan Tribun Jabar, kronologi bermula ketika dokter tersebut bertemu dengan keluarga pasien yang tengah menunggu di RS Hasan Sadikin, Bandung. Peristiwa itu terjadi pada Maret 2025 lalu.
Korban yang sedang menunggu keluarganya kemudian diminta pelaku untuk melakukan sebuah prosedur medis. Tanpa sepengetahuan korban, pelaku yang memang sedang belajar anestesi, memasukkan obat yakni midazolam.
Akibatnya, korban pun tak sadarkan diri. Saat ia sadar, korban merasakan area kemaluannya sakit.
Korban sadar pada pukul 05.00 dini hari. Setelah curiga akan kondisinya, ia pun meminta visum ke dokter spesialis kandungan.
Saat itulah, ditemukan bekas sperma yang menempel di kemaluan korban. Pada April 2025, peristiwa itu viral di media sosial X lewat akun media sosial @txtdarijasputih.
Menurut Direktur Utama RSHS, Rachim Dinata Marsidi, pihak RS sudah melaporkan kejadian itu ke Polda Jabar. Pelaku juga sudah dikembalikan ke universitas.
"Sudah dilaporkan ke polisi. Terus untuk residennya sudah kami kembalikan ke fakultas," ujarnya.
Sementara itu, pelaku kini telah ditahan oleh polisi sejak tanggal 23 Maret 2025 lalu.
| Source | : | kompas,Tribun Jabar,Twitter |
| Penulis | : | Irene Cynthia |
| Editor | : | Irene Cynthia |