Grid.ID - Istri Razman Arif Nasution, Ade Suryani, mengungkapkan kekecewaannya di tengah kasus suaminya dengan Hotman Paris Hutapea. Ade mengaku kecewa dengan sistem peradilan di Indonesia.
Sebab, dalam kasus yang menyeret Razman, Ade menyebut suaminya hanya berusaha untuk membantu kliennya, Iqlima Kim, yang mengaku dilecehkan oleh Hotman Paris.
"Sedih tidak, kecewa iya. Kok seperti ini hukum di Indonesia gitu? Sampai kapan sih akan begini terus? Kok malah makin carut-marut, makin malah apa ya, kayak bobrok lah," ungkap Ade Suryani di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Selasa (5/8/2025).
Ia secara khusus menyoroti bukti dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) yang menurutnya diabaikan oleh jaksa.
Pada saat Iqlima Kim membuat aduan atas dugaan pelecehan yang dia terima oleh Hotman Paris di KemenPPPA, Ade mengaku ikut mendampingi.
"Jelas-jelas bukti sudah ada di persidangan. Emang itu Kementerian PPA itu siapa emangnya di sini? Emangnya dia jin, hantu di sini memberikan pembuktian? Kan tidak. Itu Kementerian PPA lho, sah oleh negara," bebernya.
"Yang bahwasanya itu si Iqlima Kim datang ke Kementerian PPA bersama kami mengadu, mengakui, menangis di situ, dia dilecehkan," lanjut Iqlima.
Dengan bukti yang begitu jelas, Ade merasa heran mengapa jaksa seolah menutup mata. Bahkan dalam repliknya, jaksa menyebut pelecehan tersebut tidak dapat dibuktikan oleh Razman.
"Nah, jadi apanya yang tidak ada bukti, begitu Bapak Jaksa, Bapak JPU?" lanjutnya.
Pada akhirnya, Ade Suryani hanya mampu menumpukan harapan terakhirnya kepada majelis hakim. Ia memohon agar hakim dapat memutuskan perkara dengan adil dan menggunakan nurani.
"Tolong tegak lurus, melihatnya dengan nurani. Yang benar, benarkan. Yang salah, salahkan. Jangan melihat ada satu kepentingan atau yang lain," tutur Ade.
Baca Juga: Razman Arif Nasution Siap Ajukan Duplik, Sebut Replik Jaksa Tak Sesuai Fakta Persidangan
| Penulis | : | Ragillita Desyaningrum |
| Editor | : | Irene Cynthia |