Find Us On Social Media :

Kisah Pilu Seorang Jamaah Masjid Di Christchurch, Pura-pura Mati Agar Lolos dari Penembakan Brutal

By Maria Andriana Oky, Senin, 18 Maret 2019 | 09:01 WIB

Penembakan brutal di Kota Christchurch, Selandia Baru

Baca Juga : Mayangsari Kembali Pamer Tas Seharga Rp 1,2 Miliar Saat Nikmati Hari Minggu Bersama Anak dan Suami

Sementara ayahnya dan kakak laki-lakinya berpura-pura mati.

Pasca perisitiwa penembakan itu, keluarga pun langsung mencari Mucad Ibrahim mulai dari Jumat malam.

Keluarga mencari Mucad di rumah sakit dan selalu menunggu kabar dari polisi.

Sang kakak menjelaskan bahwa keluarga berpikir kemungkinan besar bahwa Mucad menjadi salah satu korban yang meninggal di masjid.

Baca Juga : Dirawat di Rumah Sakit yang Sama dengan Sang Ayah, Begini Kondisi Putra Zulfirman Syah yang Masih Berusia 2 Tahun Usai Penembakan Masjid Christchurch

Tepat pada Minggu (18/3/2019) Mucad berhasil ditemukan.

Ia akhirnya meninggal dunia pada malam harinya.

Kakaknya Abdi Ibrahim menyebutkan bahwa Mucad Ibrahim adalah anak yang energik, menyenangkan, dan suka tersenyum.

Baca Juga : Seolah Tak Kalah dengan Istri Reino Barack Syahrini, Inilah Deretan Koleksi Perhiasan Mewah Aisyahrani

Baca Juga : Pengakuan Keluarga Brenton Tarrant, Teroris Penembak Jamaah Shalat Jumat di Christchurch: Dia Orang yang Baik

Mengutip dari TribunnewsBogor.com diungkapkan bahwa seorang keluarga mereka mengabarkan melalui Facebook jika Mucad Ibrahim telah meninggal di pelukan sang ayah.