Find Us On Social Media :

Ikutan Demo Bareng Ratusan Mahasiswa Lawan Ketua Yayasan yang Dianggap Zalim, Rektor Uniba Solo Nayatakan Mundur dari Jabatan Hingga Lakukan Aksi Lepas Baju!

By Novia, Rabu, 1 Juli 2020 | 08:45 WIB

Rektor Uniba Pramono Hadi mengikuti aksi bersama civitas akademika Universitas Islam Batik Surakarta (Uniba) di halaman kampus, Selasa (30/6/2020).

Laporan Wartawan Grid.ID, Novia Tri Astuti

Grid.ID - Baru-baru ini aksi unjuk rasa tengah dilakukan oleh ratusan mahasiswa, karyawan hingga dosen, dan rektor.

Ratusan massa tersebut dikabarkan tengah melakukan aksi penuntutan terhadap Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik (UNIBA) Surakarta.

Seperti dikutip dari Antara pada Selasa (30/6/2020), ratusan masa yang datang telah menuntut Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik Surakarta mundur.

Baca Juga: Demo Tolak Rapid Test Meski Sudah Banyak yang Positif di Daerahnya, Warga Desa di Kediri Ramai-ramai Hadang Petugas Pakai Poster: Jangan Bunuh Kami dengan Corona, Kami Ingin Hidup New Normal!

Ya, Solichul Hadi Ahmad Bakri selaku Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik Surakarta disebut telah zalim tidak dapat memenuhi kebijakan pengelolaan universitas.

Pengunjuk rasa menilai pengelola yayasan maupun universitas di UNIBA disebut tidak sehat.

Para pengunjuk rasa juga membentangkan sejumlah spanduk dengan berbagai ungkapan.

Baca Juga: Dihujat Netizen Karena Posting Foto Bertagar BlackLivesMatter dan Sertakan AllLivesMatter, Media KOrea Dispatch Hapus Unggahannya

Di antaranya, 'Hentikan Liberalisasi dan Komersialisasi Pendidikan oleh Yayasan, 'Kewajiban Mahasiswa Sudah Dibayar Lunas, Tapi Haknya Terpangkas', 'Bisnis untuk Pendidikan atau Pendidikan untuk Bisnis' dan masih banyak lagi.

Sementara itu melansir dari pantauan Tribun Solo, Rektor UNIBA, Pramono Hadi terlihat mengikuti aksi demo bersama civitas akademika tersebut.

Dalam aksi unjuk rasa, Pramono Hadi mengaku memiliki tanggung jawab dengan apa yang tengah terjadi di UNIBA.

Baca Juga: Bagikan Foto Zaman Wisuda, Rossa Curhat Susahnya Jadi Mahasiswa Era 90'an dan Harus Ngulang Skripsi : Sering Demo dan Jarang Belajar!

Sang rektor mengakui adanya ketidakadilan yang tengah terjadi di dalam tubuh yayasan hingga berdampak pada mahasiswa dan karyawan.

Ketidakadilan itu disebutkan seperti adanya pencairan dana yang sulit untuk berbagai kegiatan mahasiswa.

Pramono Hadi juga menyebutkan masih banyak lagi hal-hal yang tak dapat dipenuhi oleh pihak yayasan.

Selain itu, Pramono Hadi yang mengikuti orasi tersebut menyatakan mundur dari jabatanya.

Baca Juga: Aksi Demo di Amerika Bikin Butik Luis Vuitton Dirampok, Rp400 Juta Lebih Melayang

"Saya ikut merasa bertanggung jawab, saya menyatakan mundur," tutur Pramono di atas mobil komando, Selasa (30/6/2020).

"Tekanan berat, saya memikirkan nasib karyawan, saya merasa lega bisa mundur," imbuhnya.

Tak hanya menyatakan undur diri dari jabatan, Pramono Hadi juga melepaskan baju batik yang ia kenakan sebagai simbol atas pengunduran dirinya.

Selanjutnya Koordinator lapangan Amir Junaedi dalam orasi juga mengungkapkan adanya kesenjangan di UNIBA.

Baca Juga: Ngaku Diserang Polisi Saat Rekam Aksi Demo Kematian George Floyd, Aktor John Cusack: Mereka Memukul Sepedaku!

Ia memaparkan, ada banyak hal yang tidak adil dan telah terjadi di UNIBA hal itu dikarenakan Dewan Pembina Yapertib disebutkan zalim.

Selain itu, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Uniba (IKA) Uniba Sigit Sudibyanto juga mengajak semua pihak untuk melawan kezaliman yang dilakukan oleh yayasan.

"Statuta juga dilanggar seenaknya, hanya satu kata 'lawan'," paparnya.

"Apakah di sini ada yang dibayar? Tidak," teriak Sigit dalam aksi unjuk rasa.

Baca Juga: Ikut Demo Kematian George Floyd, Aktor Riverdale Cole Sprouse Ngaku Ditahan Aparat Kepolisian

Sigit mengatakan, pihaknya serta masa yang datang dan berkumpul bertujuan untuk melawan kezaliman yang dibuat yayasan.

(*)