Find Us On Social Media :

Putranya Berhasil Gaet Syahrini, Rosano Barack Ternyata Punya Ikatan dengan Keluarga Cendana hingga Bersumpah Tetap Setia dalam Keadaan Apapun: Soeharto Jatuh Semua Orang Lari, tapi Saya Tidak!

By None, Senin, 31 Agustus 2020 | 08:27 WIB

Rosano Barack, Syahrini, Reino Barack

Grid.ID – Dipersunting pengusaha keturunan Jepang Reino Barack, sosok Syahrini langsung menuai banyak perhatian.

Segala hal terkait dengan dirinya dan sang suami tampak terus dikorek.

Termasuk soal sang mertua yang tak lain tak bukan ayahanda dari Reino, Rosano Barack.

Di balik sosoknya yang jarang terekspos ke publik, Rosano Barack nyatanya menyimpan sederet fakta mengejutkan soal kehidupannya.

Baca Juga: Niat Hati Pamer Potret Mesra Kala Cium Perut Buncit Sang Istri, Raditya Dika Justru Kena Sindir Netizen: Kok Elu Romantis Sih Bang?

Mengutip dari Market Screener via Tribun Jabar, Rosano Barack adalah pimpinan dari 5 perusahaan besar di Indonesia.

Di antaranya adalah President Commisioner PT Panasonic Manufacturing Indonesia, President Director PT Nusadua Graha International, dan President Director PT Plaza Indonesia Realty Tbk.

Rosano juga menjabat sebagai komisaris di PT Panasonic Gobel Indonesia dan PT Jababeka Plaza Indonesia.

Baca Juga: Pelukan Mesra Reino Barack Bikin Netizen Baper, Sang Miliarder Elus Punggung Syahrini dan Cium Keningnya di Hadapan Presenter!

Dengan jabatan mentereng seperti ini, Syahrini bakal jadi menantu konglomerat dengan pundi-pundi fantastis.

Tak hanya itu, Rosano ternyata juga merupakan atasan Hary Tanoesoedibjo.

Hary Tanoesoedibjo adalah salah satu pebisnis paling berpengaruh di Indonesia.

Hubungan kerja Rosano Barack dan Hary Tanoesoedibjo terjalin dari PT Global Mediacom Tbk.

Hary Tanoesoedibjo menjabat sebagai Direktur Utama PT Global Mediacom Tbk.

Baca Juga: Setahun Tutup Kolom Komentar Sejak Dituding Jadi Pelakor antara Luna Maya dan Reino Barack, Syahrini Puas: Manfaatnya Banyak Sekali! Biar Gak Jadi Ghibah Buat Banyak Orang!

Sementara itu, Rosano Barack adalah Komisaris Utama PT Global Mediacom Tbk yang menjadikan jabatannya lebih tinggi dari Hary Tanoesoedibjo.

Rosano sendiri menjabat sebagai Komisaris Utama PT Global Mediacom Tbk sejak 29 Mei 1998.

Mengutip dari laman resmi Global Mediacom, Rosano adalah seorang Warga Negara Indonesia (WNI).

Baca Juga: Syahrini Sering Dicaci Maki hingga Dimirip-miripkan dengan Wajah Wanita dalam Video Syur, Papa Mertuanya Beri Nasihat Bijak: Harusnya Bersyukur Karena Rin Chan Orang yang Dipilih...

Rosano lahir pada tahun 1953. Dia lulus dari Universitas Waseda, Tokyo, Jepang pada tahun 1979.

Selain Reino Barack, Rosano punya seorang putri bernama Rangga Maya Barack-Evans.

Sosok Rosano Barack memang dikenal terbatas oleh kalangan tertentu di Indonesia.

Jika saat ini sang anak, Reino tengah menjadi sorotan karena menikahi Syahrini, figur sang ayah pun tak kalah hebatnya.

Baca Juga: BERITA TERPOPULER: Pembawa Acara Metro TV Kaget Saat Reino Barack Ngaku 1,5 Tahun Pacaran dengan Syahrini hingga Wijaya Saputra Tak Berkutik Jika Gisella Anastasia Balikan dengan Gading Marten

Sebagai seorang usahawan, Rosano termasuk salah satu pebisnis yang berpengaruh di Indonesia.

Rosano merupakan pebisnis kawakan yang memiliki sejarah kedekatan dengan keluarga mantan Presiden Soeharto alias Keluarga Cendana.

Di Indonesia, Rosano memiliki berbagai bisnis yang membuatnya bergelimang harta. Beberapa di antara merupakan kerjasama dengan Keluarga Cendana.

Baca Juga: Syahrini Mulai Dituduh Teman Makan Teman Gegara Unggahan Luna Maya hingga Ogah Komentari Foto Reino Barack Saat Ditodong Andhika Pratama, Incess Sindir Balik: Ngaku-ngaku Jadi Temen, Bahaya!

Rosano mendirikan PT Global Mediacom bersama Bambang Trihatmodjo dan Mochamad Tachril Sapi`ie pada 30 Juni 1981.

Saat itu, nama yang digunakan adalah PT Bimantara Citra.

Di balik hal tersebut, ketiga orang di atas ternyata telah memiliki kedekatan sejak lama.

Baca Juga: Cuap-cuap Bareng Melaney Ricardo Bahas Artis yang Heboh Polisikan Akun Haters, Nikita Mirzani Sentil Pesohor yang Aslinya Punya Masa Lalu Suram, Sindir Kasus Syahrini dan Reino Barack?

Tulisan Thomas Wibisono dalam Informasi (1994) mengisahkan, ketiganya sudah bersahabat sejak kecil, sama-sama bersekolah di SD Cikini.

Tak hanya Bambang Trihatmodjo, Siti Hardijanti atau Mbak Tutut kelak juga turut menjabat sebagai komisaris independen di perusahaan ini.

Saat Soeharto lengser pada 1998, Rosano saat itu masih tetap setia menjabat sebagai petinggi dari perusahaan yang ia dirikan tersebut.

Dikutip dari website PT Global Mediacom, pengusaha berumur 66 tahun itu menjabat sebagai komisaris utama sejak 29 Mei 1998.

Baca Juga: Pernah Kepergok Syuting Iklan Bareng dengan Syahrini, Ariel Noah Cuma Bisa Ketawa Saat Santer Dijodohkan dengan Istri Reino Barack

Ia menempati posisi tinggi itu kurang dari 10 hari setelah Soeharto lengser.

Hal ini seolah menunjukan kesetiaan Rosano, yang berkomitmen akan tetap bersama keluarga Cendana meski dalam kondisi sulit sekalipun.

Sebagai founder dari PT Bimantara Citra yang berganti nama menjadi PT Global Mediacom pada 27 Maret 2007, Rosano dikenal sebagai pengusaha yang berlimpah materi.

Baca Juga: Syahrini Dihujat Seantero Indonesia hingga Difitnah Video Panas Mirip Dirinya, Reino Barack Blak-blakan Akui Dirinya Sudah Kebal dengan Segala Caci Maki : Saya Nggak Pernah Masukin ke Ati !

Dikutip dari laman marketscreener.com, harta Rosano ditaksir mencapai US$ 35 juta atau sekitar Rp 490 miliar dengan nilai tukar Rp 14.000 per dolar AS.

Ia juga memiliki sejumlah bisnis lain seperti PT Plaza Indonesia Realty Tbk, PT Nusadua Graha International, PT Panasonic Manufacturing Indonesia, PT Panasonic Gobel Indonesia dan PT Jababeka Plaza Indonesia.

Tak salah jika Reino memilih untuk terjun ke dunia bisnis. Selain sang ayah seorang usahawan besar, beberapa lini bisnis yang dimilikinya ditangani langsung oleh pria yang menikahi Syahrini.

Baca Juga: Reino Barack Keceplosan Jalani Masa Pacaran 1,5 Tahun, Syahrini Sampai Dibikin Panik dan Langsung Meralat Jawaban Sang Suami: Nggak Ada Pacaran Kan?

Seperti dikutip dari buku Sintong Panjaitan, Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando karangan Hendro Subroto, Mayor Jenderal TNI Sintong Panjaitan diangkat menjadi Panglima Kodam IX/Udayana pada tanggal 12 Agustus 1988.

Sebagai penangggung jawab keamanan wilayah, Sintong banyak bersentuhan dengan aspirasi masyarakat banyak, serta perkembangan sosial ekonomi di wilayahnya.

Maklum saja, wilayah Kodam IX/Udayana khususnya Bali merupakan daerah yang bernilai emas di mata pelaku bisnis.

Baca Juga: Tendang Luna Maya yang 5 Tahun Setia Mendampinginya dan Pilih Nikahi Sahabat sang Mantan, Reino Barack Justru Bersyukur Memperistri Syahrini: Ini adalah Keputusan Terbaik yang Pernah Saya Buat!

Menjelang lahir dekade 1980-an, anak-anak Presiden Soeharto mengembangkan kiprahnya di bidang bisnis, salah satunya adalah Bambang Trihatmodjo yang berencana menanamkan investasi di Bali.

Dalam kaitan ini muncul suara dan saran agar Sintong menemui Bambang ke Jakarta, karena putra ketiga Soeharto ini mempunyai masalah di Bali.

Namun, Sintong tidak mau pergi ke Jakarta untuk sekadar bertemu anak Soeharto.

Baca Juga: Digadang-gadang Bakal Cerai Usai Video Syur Mirip Dirinya Viral di Jagat Maya, Syahrini Justru Ngaku Kini Makin Mesra dengan Reino Barack, Ramalan Mbah Mijan Setahun Lalu Jadi Kenyataan?

Apabila Presiden/Panglima Tertinggi ABRI, Menteri Hankam, Panglima ABRI atau KSAD yang memerlukan Sintong pergi ke Jakarta, ia pasti akan berangkat langsung pada kesempatan pertama.

Namun, jika yang memerlukan adalah putra Presiden Soeharto, ia tak mau datang karena tidak ada jalur komando lantaran ia berpendirian bahwa jika Bambang ingin bertemu dengan Sintong, dialah yang harus datang ke Bali.

Akhirnya Bambang datang ke Bali dengan didampingi oleh Rosano Barack dan dalam pertemuan bertiga itu, Sintong mengatakan bahwa ia adalah jenderalnya Presiden Soeharto.

Baca Juga: Tabuh Genderang Perang dengan Luna Maya, Syahrini dan Reino Barack Terang-terangan Salahkan Mantan Ariel NOAH dan Tuding Sang Artis Tak Mampu Kendalikan Fansnya: Kalau Diidolakan ya Silakan Berikan Informasi yang Benar!

"Saya mengagumi Soeharto dan harus mendukung beliau sebagai presiden," tegas Sintong.

"Kalau Bambang Tri tidak mulai baik-baik sejak sekarang, seandainya terjadi apa-apa terhadap Soeharto nanti, maka Bambang Tri akan mendapat masalah. Orang pertama-tama lari, ya dia ini," kata Sintong sambil menunjuk pengusaha Rosano Barack.

Beberapa tahun kemudian setelah turunnya Soeharto dari kursi kekuasaan, Rosano bertemu dengan Sintong.

Rosano berkata, "Memang benar perkiraan Pak Sintong. Setelah Soeharto jatuh, orang-orang semua lari meninggalkan Soeharto dan keluarga. Tapi, saya tidak."

Baca Juga: Elly Sugigi Akhirnya Minta Maaf karena Gunakan Baju yang Mirip dengan Milik Syahrini Tapi KW

Artikel ini telah GridHot.ID dengan judul Setia Dampingi Keluarga Cendana di Masa Jatuh-jatuhnya, Mertua Syahrini Jadi Sosok Penting dalam Kesuksesan Keturunan Soeharto, Rosano Barack: Orang-orang Lari, Tapi Saya Tidak

(*)