Find Us On Social Media :

Tiba-Tiba Dijemput Dua Pria saat Berada di Rumah Ibadah, Siswi SMK Mengaku Telah Dirudapaksa Secara Bergilir oleh Sekelompok Orang

By Novia, Senin, 9 November 2020 | 19:00 WIB

Korban bersama ibunya MS (40) saat disumbangi di rumahnya, Senin (9/11/2020)

Setelah dibawa ke kamar, korban mengaku di antar ke pinggir jalan di kawasan Tambunan.

Sesampainya di sana, korban kembali diboyong oleh sekelompok orang yang mengaku akan mengantarnya pulang.

"Ada delapan orang dengan empat kereta. Kemudian mereka menanyakan mau kemana. Kubilang, aku mau pulang ke Sihobuk. Ayolah, katanya lalu aku dibawa," ujarnya.

Baca Juga: Tolak Ajakan Pacar untuk Berhubungan Badan, Gadis di Bawah Umur Ini Justru Dirudapaksa oleh Kekasihnya saat Berada di Tempat Wisata!

Usut punya usut, korban rupanya tak dibawa pulang namun justru dirudapaksa secara bergilir.

Di bawa ke sebuah gedung Sekolah Dasar di kawasan Laguboti pada Minggu (8/11/2020) pagi, korban akhirnya dilecehkan para pelaku.

"Ada tiga orang. Mereka gantian," ungkap korban.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Toba AKP Nelson Sipahutar menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Benar bahwa ada kejadian itu, kita masih selidiki yang diduga pelaku. Besok akan kita paparkan terkait hal ini. Kita masih melakukan pemeriksaan secara detail," pungkasnya.

Baca Juga: Dirudapaksa oleh 7 Orang, Janda Muda di Madura Pilih Akhiri Hidupnya dengan Menenggak Cairan Pembersih Lantai Setelah Diteror Para Pelaku!

Melansir informasi dari Kompas.com, informasi serupa juga terjadi di Penarukan, Buleleng, Bali.

Bocah berinisial KM (12), disebutkan telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan oleh 10 orang.