Find Us On Social Media :

Nikita Mirzani Berharap Tak Ada Lagi Orang Seperti Maaher At-Thuwailibi di Indonesia: Ditangkepin Aja Lah..

By Daniel Ahmad, Sabtu, 5 Desember 2020 | 09:30 WIB

Nikita Mirzani

Laporan Wartawan Grid.ID, Daniel AhmadGrid.ID - Artis Nikita Mirzani berharap di masa yang akan datang tidak akan ada lagi orang seperti Maaher At-Thuwailibi di Indonesia.Bukannya tanpa alasan, menurut anggapannya, orang-orang seperti Maaher hanya bisa memecah belah bangsa.Mengingat perselisihannya, Nikita menilai bahwa orang yang paham pandagan sepertinya adalah suatu hal yang wajar dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Dirundung Masalah Bertubi-Tubi, Anak Sulung Nikita Mirzani Heran Banyak Orang Cari Masalah dengan Ibunya"Kalau ada yang nyeleneh kayak gue ya wajar ajar. Yang penting gue tidak memecah belah bangsa Indonesia. Malah gue mempersatukan bangsa," kata Nikita saat dijumpai di kediamannya, kawasan Pesanggrahan, belum lama ini."Malah kayak gini-gini, yang serem makanya ya mudah mudahan 2021 nggak ada yang kayak gini, penginnya gue Indonesia nyaman aman tenteram," sambungnya berharap.Si wanita amazon sendiri menyarankan agar aparat menindak tegas jika ada beberapa oknum yang berupaya memecah belah bangsa.

Baca Juga: Nikita Mirzani Bersikap Keras dan Kerap Marahi Putri Sulungnya, Loly Beri Jawaban Bijak: Ya Sudah, Terima Saja"Satu persatu orang orang yang bisa mecah belah bangsa ya ditangkepin aja lah," ujarnya.Sempat terancam karena perselisihannya, mantan pemain film 'Comic 8' ini lantas berterima kasih atas dukungan masyarakat.

Tak hanya untuknya, namun ia juga sangat senang karena banyak netizen yang buka suara."Ya gue mengucapkan terima kasih banyak untuk kalian luar biasa suportnya untuk Niki dan keluarga, terima kasih ternyata gue tidak sendirian," tuturnya.

Baca Juga: Tak Rela Ibunya Terus Menerus Disakiti Pria, Anak Sulung Nikita Mirzani Tolak Nyai Nikah Lagi: Kalau Mimi Nggak Cocok Mending Mimi Sendiri!"Banyak masyarakat Indonesia yang ternyata (dukung) akhirnya gue berani bersuara. Akhirnya mereka berani menyuarakan suaranya di tempat yang sebenar-benarnya," imbuhnya. Diberitakan sebelumnya bahwa Maaher alias Sony dilaporkan atas kasus dugaan ujaran kebencian kepada tokoh NU Habib Luthfi Yahya.Maaher lantas ditangkap karena diduga menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian berdasarkan SARA.Adapun dasar penangkapan merupakan laporan nomor LP/B/0677/XI/2020/Bareskrim tertanggal 27 November 2020.

Baca Juga: Tanggapi Penangkapan Maaher At-Thuwailibi, Nikita Mirzani Merasa Doanya Selalu Dikabulkan Tuhan: Suatu Kemenangan...Maaher diduga melanggar Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.Nikita dan Maaher sebelumnya memang sempat berseteru karena pernyataan 'Habib Tukang Obat' tak lama setelah Rizieq Shihab pulang dari Saudi Arabia.

(*)