Find Us On Social Media :

Buat Heboh Publik, Koalisi Nasional Reformasi Penyiaran Beberkan 5 Poin Keberatan Terkait Penayangan Acara Lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah di Televisi

By Rizqy Rhama Zuniar, Senin, 15 Maret 2021 | 16:40 WIB

Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar

Laporan Wartawan Grid.ID, Rizqy Rhama Zuniar

Grid.ID - Acara lamaran Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah yang digelar pada Sabtu (13/3/2021) kemarin sukses membuat heboh publik.

Pasalnya prosesi acara lamaran mereka disiarkan secara langsung di salah satu stasiun televisi swasta Tanah Air.

Tak hanya prosesi lamaran saja, serangkaian acara menuju akad pernikahan Atta dan Aurel bahkan direncanakan juga akan ditayangkan secara langsung.

Baca Juga: Prosesi Lamarannya yang Serba Kilat Jadi Sorotan, Aurel Hermansyah Justru Kepergok Pakai Gaun Rp 70 juta untuk Pemotretan Kilat

Setelah selesai menggelar lamaran, Atta dan Aurel diketahui akan melaksanakan prosesi siraman pada 19 Maret mendatang, yang dilanjutkan acara pengajian pada 20 Maret.

Lalu, acara akad pernikahan keduanya akan digelar pada 3 April mendatang.

Berita mengenai serangkaian acara akad pernikahan Atta dan Aurel ini pun menuai beragam komentar dari masyarakat.

Beberapa diantara mereka bahkan ada yang mempertanyakan bagaimana respon KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) terkait hal tersebut.

Baca Juga: 5 Poin Penolakan Keras Penayangan Acara Lamaran Atta Halilintar dan Aurel di TV, Dianggap Semena-mena hingga RCTI Dipanggil KPI

Pasalnya menurut sebagian masyarakat, urusan pernikahan merupakan hal privat yang dianggap tak layak menyita frekuensi publik, apalagi ditayangkan selama berhari-hari.

Dikutip dari Kompas.com, Wakil Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Mulyo Hadi Purnomo mengatakan bahwa pihaknya telah memberikan 3 sanksi kepada pihak terkait.