Find Us On Social Media :

Pernikahannya dengan Ifan Seventeen Dihadiri Orang Tua Dylan Sahara, Citra Monica Berderai Air Mata saat Sungkem ke Ibunda Dylan

By Mahdiyah, Minggu, 6 Juni 2021 | 09:15 WIB

Kolase Foto Ifan Seventeen, Citra Monica dan Dylan Sahara

Laporan Wartawan Grid.ID, Mahdiyah

Grid.ID - Hari bahagia tengah menyelimuti hari Ifan Seventeen dan Citra Monica.

Pasalnya, Ifan Seventeen kini sah menyandang status sebagai suami dari Citra Monica.

Ya, Ifan Seventeen dan Citra Monica baru saja melangsungkan ijab kabul pada Sabtu (29/5/2021) lalu.

Acara ijab kabul dan resepsi pun digelar di gedung yang sama yakni di sebuah hotel di kawasan Jakarta.

Prosesi ijab kabul pun berjalan sakral dan lancar.

Selain itu suasana menjadi penuh haru lantaran pernikahan itu dihadiri oleh orang tua Dylan Sahara.

Seperti yang diketahui, almarhumah Dylan Sahara merupakan istri Ifan Seventeen yang menjadi korban pada tsunami Tanjung Lesung pada 2018 lalu.

Baca Juga: Soal Rencana memiliki Momongan, Ifan Seventeen dan Citra Monica Akan Jalani Program Bayi Tabung : Banyak yang Harus Dipersiapkan

Ayah dan ibunda Dylan Sahara pun langsung datang dari Ponorogo, Jawa Timur, untuk memberikan restu kepada kedua mempelai.

Selain itu, ayah Dylan pun hadir sebagai saksi ijab kabul.

Suasana kian mengharu biru saat Ifan dan Citra melakukan prosesi sungkem kepada orang tua Dylan Sahara.

Melansir kanal Youtube Ifan Seventeen pada Sabtu (5/6/2021), Citra pun terlihat tak kuasa menahan air mata saat sungkem kepada ibunda Dylan.

Ia berderai air mata dan memeluk ibu Dylan.

Bahkan, hal yang sama juga dilakukan oleh ibunda Dylan, ia menangis sembari memeluk Citra Monica yang kini menggantikan posisi yang sang putri sebagai istri Ifan Seventeen.

Mereka pun tampak lama saling berpelukan.

Baca Juga: Baru Seminggu Sah Menyandang Status sebagai Istri Ifan Seventeen, Citra Monica Langsung Pasrahkan Hidupnya pada sang Suami

Tak hanya itu, Citra juga terlihat berusaha menyeka air mata ibunda Dylan Sahara.

Momen itu pun membuat banyak orang ikut trenyuh dan larut dalam haru.

 

 

(*)