Find Us On Social Media :

Usai Datang ke Sebuah Hajatan, 66 Warga Madiun Positif Terpapar Covid-19 Saat Lakukan Tes Antigen

By Bella Ayu Kurnia Putri, Senin, 14 Juni 2021 | 15:51 WIB

Satgas Covid-19 menyemprot disenfektan di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun setelah 66 warga di wilayah itu positif terpapar covid-19.

Laporan Wartawan Grid.ID, Bella Ayu Kurnia Putri

Grid.ID - Pandemi Covid-19 saat ini masih menghantui masyarakat Indonesia.

Meski sudah setahun lebih masuk ke Indonesia, namun virus tersebut masih tetap merajalela.

Hingga saat ini, setiap hari terdapat ribuan orang yang positif terpapar virus Covid-19.

Bahkan, saat ini jumlah total kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 1,9 juta orang.

Melansir dari Kompas.com, 66 warga Madiun, Jawa Timur, positif terpapar Covid-19 usai menghadiri sebuah hajatan.

Semua 66 warga tersebut ternyata juga berada di kawasan tempat tinggal yang sama, yakni Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun.

Menurut kepala Desa Bantengan, Hartanto, warganya itu menghadiri hajatan yang diadakan pada Rabu (2/6/2021).

Baca Juga: Lama Pisah dengan Istri Gegara Terpapar Covid-19, Ringgo Agus Rahman Curhat Soal Kerinduan hingga Pamer Momen Hangat di Ranjang, Suami Sabai Morscheck: Mohon Dipenuhi Keinginan Aku yang Aneh-aneh ya

Setelah itu warganya kemudian ada yang mengalami gejala batuk dan juga pilek.

Hingga akhirnya, ratusan warga Desa Bantengan pun menjalani rapid test.

Kemudian dari 234 orang yang menjalani rapid test, terungkap ada 66 warga yang positif antigen.

"Beberapa hari setelah hajatan itu, baru muncul warga kami mengalami gejala batuk dan pilek. Untuk itu dilakukan rapid test antigen massal,” kata Hartanto dikutip Grid.ID dari kompas.com.

Sebanyak 63 warga yang mengalami gejala ringan kemudian menjalani isolasi mandiri, lalu 3 lainnya yang mempunyai gejala berat dilarikan ke RSUD Dolopo.

Hartanto menambahkan, pihak keluarga yang mengadakan hajatan tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Pihak keluarga yang mengadakan hajatan juga mengaku bahwa mereka telah menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Dukung Program Pemerintah, Gramedia Menjadi Fasilitator Program Vaksinasi Covid-19

Sementara itu, melansir dari Antara Jatim, untuk menekan penyebaran virus agar tidak semakin meluas, pihak Desa Bantengan kemudian melakukan penyemprotan desinfektan di rumah warga.

"Selain itu, kami juga melakukan penyemprotan disinfektan secara menyeluruh ke seluruh rumah warga desa," ujar Hartanto dikutip Grid.ID dari Antara Jatim.

(*)