Find Us On Social Media :

Bak Jadi Tameng dan Tak Peduli Dirinya Jadi Sasaran Hujatan Netizen, Krisdayanti Justru Terang-terangan Dukung PPKM Diperpanjang! Ternyata ini Alasan Sang Anggota DPR RI!

By Fidiah Nuzul Aini, Selasa, 10 Agustus 2021 | 09:23 WIB

Bak Jadi Tameng dan Tak Peduli Dirinya Jadi Sasaran Hujatan Netizen, Krisdayanti Justru Terang-terangan Dukung PPKM Diperpanjang! Ternyata ini Alasan Sang Anggota DPR RI!

Laporan Wartawan Grid.ID, Fidiah Nuzul Aini

Grid.ID - Penyanyi sekaligus anggota DPR RI kini bak jadi tameng dan tak peduli dirinya jadi sasaran hujatan netizen gegara PPKM diperpanjang.

Bak jadi tameng dan tak peduli dirinya jadi sasaran hujatan netizen, Krisdayanti justru terang-terangan dukung PPKM diperpanjang.

Ternyata sang anggota DPR RI, Krisdayanti punya alasan tersendiri mengapa dirinya menyetujui PPKM diperpanjang.

Tentu kalian sudah mengetahui apabila kini Krisdayanti menjadi anggota DPR RI.

Ya, selain menjadi diva top Tanah Air, Krisdayanti kini memilih melebarkan sayapnya ke dunia politik.

Krisdayanti berhasil duduki kursi anggota DPR RI periode 2019-2024 dari Partai Demokrasi Pejuangan (PDIP).

Istri Raul Lemos itu kini menduduki Komisi IX DPR RI yang membidangi masalah kesehatan dan ketenagakerjaan.

Baca Juga: Bak Tak Ada Celah di Antara Keduanya, Psikolog Tanggapi Perilaku Atta Halilintar Saat Dikunjungi Krisdayanti: Ada Satu Hal yang Menarik...

Sejak menjadi wakil rakyat, hari-hari Krisdayanti diisi dengan ikut rapat paripurna, kunjungan kerja, sosialisasi, dan serap aspirasi masyarakat.

Bahkan, gaji Krisdayanti saat menjadi anggota DPR RI saat ini cukup fantastis loh.

Melansir dari Kompas.com, besaran gaji dan tunjangan anggota DPR mengacu pada Surat Menteri Keuangan No S-520/MK.02/2015.

Gaji yang diterima oleh para anggota DPR RI termasuk ibunda Aurel Hermansyah itu sebesar Rp 66.141.813.

Menjadi seorang anggota DPR RI, Krisdayanti kerap terlibat dalam pemerintahan Indonesia.

Bak jadi tameng dan tunjukkan dirinya sebagai anggota DPR RI, baru-baru ini Krisdayanti terang-terangan dukung PPKM diperpanjang loh.

Bahkan, ibu empat orang anak itu bak tak peduli dengan sasaran hujatan netizen yang dilayangkan kepada dirinya saat menyetujui PPKM diperpanjang.

Baca Juga: Hubungan Krisdayanti dan Aurel Hermansyah Dulu Terpisahkan Perang Dingin, Atta Halilintar Kini Banjir Pujian Gegara Lakukan Ini Demi Satukan Kembali Istri dan Mertua

Seperti diketaui, PPKM kini resmi diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus 2021.

Melansir dari Kompas.com, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan apabila perpanjangan PPKM dilakukan pada 10-16 Agustus 2021.

"Atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia, maka PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali akan diperpanjang sampai tanggal 16 Agustus 2021," kata Menko Bidang Kemaritiman Dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin (9/8/2021).

Hal itu dibagikan Krisdayanti melalui akun Instagram @krisdayantilemos, Senin (9/8/2021).

Dalam unggahannya, Krisdayanti tampak membagikan sebuah artikel salah satu media online yang menyebutkan dirinya menyetujui apabila PPKM diperpanjang.

Pada media online tersebut dituliskan apabila Krisdayanti usul apabila PPKM diperpanjang dan mengungkapkan alasannya.

Ternyata Krisdayanti mempunyai alasan PPKM diperpanjang karena jumlah angka positif covid masih tinggi.

Baca Juga: Tak Ragu Relakan Azriel Kembali ke Krisdayanti, Ashanty Berlinang Air Mata Dengar Jawaban sang Anak Sambung yang Tak Terduga ini

"Selamat siang bapak ibu

dari jumlah positivity rate tinggi yang terdata sekarang, saya rasa PPKM masih harus dilanjutkan," tulis Krisdayanti.

Tak ayal apabila istri Raul Lemos itu mengusulkan apabila PPKM diperpanjang sehingga menekan jumlah penyebaran covid-19.

Tak hanya itu, anggota DPR komisi IX itu mengungkapkan apabila PPKM kembali diperpanjang, masyarakat menjadi bisa lebih disiplin dalam protokol kesehatan dan membangun sebuah kebiasaan yang baik.

"Karena tidak dapat dipungkiri, kebijakan PPKM ini menekan jumlah penyebaran.

Bukan menghilangkan COVID secara instan. Tapi ketatnya PPKM ini untuk memaksa masyarakat berdisiplin dan membangun keharusan disiplin prokes itu sendiri menjadi sebuah kebiasaan yang baik," pungkasnya.

(*)