Find Us On Social Media :

Heboh Kartu ATM Seorang Warga Nyemplung ke Saluran Air yang Tertutup Beton, sang Pemilik ATM Langsung Pilih Hubungi Pemadam Kebakaran, Begini Kisahnya

By Bella Ayu Kurnia Putri, Senin, 11 Oktober 2021 | 12:47 WIB

Pemadam Kebakaran saat Berusaha Mengevakuasi ATM Milik Warga yang Terjatuh ke Selokan Air.

Laporan Wartawan Grid.ID, Bella Ayu Kurnia Putri

Grid.ID - Beberapa waktu belakangan, jagat maya dihebohkan dengan kisah kartu ATM seorang warga yang jatuh ke selokan air.

Melansir dari akun Twitter @humasjakfire, Jumat (8/10/2021), akun milik Pemadam DKI Jakarta itu membagikan cerita saat anggotanya mengevakuasi kartu ATM.

Dari cuitan tersebut diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di kawasan Matraman, Kel. Kebon Manggis, Kec. Mantraman.

"Petugas #DamkarDKI mengevakuasi kartu ATM yang terjatuh di saluran air tertutup," tulis akun @humasjakfire.

"Dekat Bank DKI Matraman, Kel. Kebon Manggis, Kec. Matraman Jakarta Timur (8/10/2021) #JAKI @DKIJakarta @aniesbaswedan @ArizaPatria @dprddkijakarta," imbuhnya.

Akun @humasjakfire juga menjelaskan bahwa kartu ATM itu terjatuh ke dalam saluran air saat pemiliknya hendak membayar bakso.

"Menurut informasi, saat pemilik akan membayar bakso dan mengeluarkan dompet. Lalu kartu ATM miliknya terjatuh dan masuk ke lubang saluran air," bebernya.

Baca Juga: Terdengar Suara Wanita Minta Tolong Saat Evakuasi Sriwijaya Air SJ 182 Seakan Berasal dari Dalam Laut, Roy Suryo Angkat Bicara: Perhatikan Suara Ini!

Setelah itu, sang pemilik ATM pun memilih untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran.

"Pemilik langsung menghubungi petugas #DamkarDKI untuk melakukan pengambilan ATM tersebut. Setelah -/+ 5 menit, ATM berhasil diambil," serunya.

Kemudian melansir dari kanal Youtube Pemadam DKI Jakarta, Minggu (10/10/2021), Kasiops Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Gatot Sulaeman menjelaskan bahwa tempat ATM terjatuh itu memang tertutup oleh beton.

"Adanya warga yang melaporkan sebuah kartu ATM yang jatuh ke selokan dan selokan itu tertutup oleh beton," ujar Gatot Sulaeman.

Menurtu Gatot, alasan sang pemilik ATM memutuskan untuk menghubungi pemadam kebarakan adalah karena peristiwa itu terjadi di hari Jumat, sehingga proses untuk mengurus kartu ATM ke Bank masih harus menunggu dua hari lagi.

"Dan kalau dia pikir itu memang Jumat sore, dan jam kantor sudah mulai tutup, dan bank hanya bisa buka dua hari kalau dia membuat kartu ATM hanya sebentar, namun kan Sabtu dan Minggu hari libur jadi dia mungkin berpikiran langsung memanggil pemadam kebakaran," tuturnya.

"Peralatan (yang digunakan untuk mengambil kartu ATM) yaitu semacan alat rescue di atas ketinggian, tripod dan sebagainya," jelasnya.

Baca Juga: Dua Cincin Nyangkut di Alat Kelamin Seorang Pria, 4 Petugas Damkar Sampai Turun Tangan, Ketua Tim Berpesan: Kami Harap Semua Pria Akan Berpikir Dua Kali Sebelum Melakukan Aksi Seperti Ini!

"Kami angkat beton tersebut dan kami masuk ke dalam selokan, Alhamdulillah kartu ATM milik warga kami kembalikan dalam kondisi utuh," pungkasnya.

 

 

(*)