Find Us On Social Media :

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Solo Dihentikan, Begini Kata Gibran Soal Keputusan Selanjutnya: Kami Evaluasi Dulu

By Citra Widani, Selasa, 8 Februari 2022 | 13:51 WIB

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka terkait keputusan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) untuk semua tingkat pendidikan.

Laporan wartawan Grid.ID, Citra Kharisma

Grid.ID - Pembelajaran tatap muka (PTM) di kota Solo, Jawa Tengah, dihentikan sementara sejak Senin (7/2/2022).

Hal ini merupakan buntut dari adanya kenaikan kasus positif Covid-19 di Kota Solo sejak Minggu (6/2/2022).

Wali kota Solo Gibran Rakabuming Raka berencana untuk menghentikan PTM selama 7 hari sambil melakukan evaluasi.

Dengan ini, siswa-siswi dari jenjang PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA/SMK sementara diminta untuk belajar secara daring atau PJJ (pembelajaran jarak jauh).

"Iya, kami evaluasi dululah. Seminggu ini kami lihat perkembangannya seperti apa," kata Gibran, di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, dikutip dari Kompas.com, Selasa (8/2/2022).

Gibran juga mengikuti instruksi dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang memutuskan untuk menghentikan PTM jenjang SMA.

"Dan instruksi Gubernur kan SMA ditutup semua. Kami lihat seminggu dulu. Seminggu ini kami PJJ sambil kami evaluasi," ungkapnya.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu santai menanggapi respons pihak-pihak yang tak setuju dengan kebijakan ini.

Baca Juga: Permohonan Anies Baswedan untuk Hentikan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di DKI Jakarta Ditolak Luhut, Urgensi Jadi Alasannya

"Ada yang keberatan, ada yang mendukung PJJ. Biasalah," tuturnya.

Berbeda dengan pemerintah Kota Bandung yang memutuskan untuk tetap melakukan PTM secara terbatas atau PJJ, disesuaikan dengan kondisi kasus aktif di sekolah.