Find Us On Social Media :

Kajol Sempat Umumkan Positif Covid-19 dengan Gejala Ringan, Simak Tingkatan dan Ciri Gejala Corona yang Perlu Diwaspadai!

By Devi Agustiana, Kamis, 24 Februari 2022 | 14:24 WIB

Pada akhir Januari 2022, Kajol sempat umumkan dirinya positif Covid-19.

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Pada akhir Januari 2022, Kajol sempat mengumumkan dirinya positif covid-19.

Melalui unggahan media sosial, istri Ajay Devgan itu mengisyaratkan dirinya positif Covid-19 dengan gejala ringan seperti flu.

Selain itu, Kajol tidak menjelaskan lebih detail mengenai kondisinya.

"Dites positif (Covid-19) dan saya benar-benar tidak ingin ada orang yang melihat hidung saya."

"Miss u @nysadevgan and yes I can see the eye roll," tulis Kajol dalam unggahan media sosialnya pada Minggu (30/1/2022).

Berbicara mengenai Covid-19, perkembangan penyakit ini memang seringkali berubah.

Kini, varian omicron sedang merajalela dan wajib diwaspadai.

Akan tetapi, pada prinsipnya gejala Covid-19 jenis Omicron mirip dengan gejala klinis Covid-19 jenis lainnya. 

Baca Juga: Apakah Suntik Vaksin Covid-19 Membatalkan Puasa Ramadan 2022? Begini Penjelasannya

Adapun tingkatan gejala Covid-19 dibagi menjadi lima, yaitu tanpa gejala, ringan, sedang, berat, dan kritis.

Grid.ID sudah melansirnya dari Kontan.co.id, berikut tingkatan gejala Covid-19 (termasuk varian Omicron) dalam Kepmenkes no. 5671 tahun 2021 dan SE Menkes no.18 tahun 2022.  

1. Tanpa gejala 

Ternyata orang yang positif Covid-19 tanpa gejala memiliki frekuensi napas sebanyak 12-20 kali per menit.

Kemudian, saturasi oksigennya lebih dari 95%.

2. Ringan

Mengenai gejala rigan Covid-19, frekuensi napas 12-20 kali per menit.

Kemudian, saturasi oksigen di atas 95%. 

Gejala lainnya seperti demam, batuk, kelelahan, napas pendek, nyeri otot, dan kehilangan nafsu makan.

Baca Juga: Pasien Covid-19 Harus Banget Tau! Ini Dia Daftar Makanan dan Minuman yang Harus Dihindari Ketika Terinfeksi Varian Omicron, Salah Satunya Jeruk!

Ada juga gejala ringan Covid-19 yang tidak spesifik, seperti seperti hidung tersumbat, sakit tenggorokan, sakit kepala, diare, hilang penciuman (anosmia), hingga hilang pengecapan (ageusia).

3. Sedang

Untuk gejala sedang, tandanya adalah frekuensi napas 12-30 kali per menit dengan saturasi oksigen di atas 93%. 

Gejala sedang Covid-19 juga meliputi demam, batuk, sesak, dan napas cepat tanpa distress.

4. Berat

Mengenai gejala berat Covid-19 bisa ditandai dengan frekuensi napas di atas 30 kali per menit dengan saturasi oksigen di bawah 93%.

Gejala berat Covid-19 meliputi demam, batuk, sesak napas (salah satunya frekuensi napas di atas 30 kali permenit atau distress pernapasan).

5. Kritis

Tanda Covid-19 yang sudah kritis seperti gagal napas/acute respiratory distress syndrome (ARDS), komplikasi infeksi/sepsis, kegagalan multiorgan/multiorgan failure, hingga pasien sudah membutuhkan alat penunjang hidup seperti ventilasi mekanik atau terapi vasopressor.

(*)