Find Us On Social Media :

Miliki Peran Strategis, UMKM Indonesia Berpeluang Besar untuk Bersaing di Pasar Global

By Yussy Maulia, Jumat, 20 Mei 2022 | 14:20 WIB

Webinar Tribun Series “Dengan Bangga Buatan Indonesia, UMKM Bangka Belitung dan Ekonomi Indonesia Bangkit”.

Grid.ID – Sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu, seluruh elemen masyarakat, mulai dari swasta, perbankan, hingga pemerintah perlu bersinergi untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia agar dapat melebarkan sayap ke pasar global.

Salah satu fokus pemerintah dalam menciptakan UMKM yang berdaya saing adalah membentuk ekosistem digital. Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga memproyeksikan sebanyak 30 juta UMKM untuk onboarding ke ekosistem digital di tahun 2030.

Hal tersebut ia sampaikan dalam webinar Tribun Series bertajuk “Dengan Bangga Buatan Indonesia, UMKM Bangka Belitung dan Ekonomi Indonesia Bangkit” yang diselenggarakan Tribunnews bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag), Rabu (18/5/2022).

Sebagai informasi, Provinsi Bangka Belitung menjadi tuan rumah peluncuran Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) 2022. Webinar tersebut digelar dalam rangka menyambut peluncuran yang diselenggarakan di Pantai Tanjung Kelayang pada 20-22 Mei 2022.

Baca Juga: Gelar Bazaar Ramadan, Persaudaraan Isteri Anggota DPR RI Utamakan UMKM hingga Bagikan Sembako Murah Buat 1800 Karyawan

"Oleh karena itu, saya pikir kegiatan yang kita lakukan ini juga menjadi momen dukungan terhadap Gernas BBI," ujar Jerry.

Seperti diketahui, Gernas BBI 2022 berfokus pada peningkatan UMKM, industri kecil menengah (IKM), dan artisan ke ekosistem digital, peningkatan transaksi penjualan, serta pendampingan dalam memulai usaha dan mengembangkan jiwa kewirausahaan.

Dalam mencapai fokus Gernas BBI 2022, pemerintah pun mendorong para pelaku UMKM untuk terus berinovasi serta mengajak masyarakat Indonesia untuk membeli produk dalam negeri.

“Sesuai dengan namanya, ‘Bangga Buatan Indonesia’, kita tidak hanya bangga, tetapi juga harus menggunakan dan konsumsi. Apapun yang bisa kita lakukan untuk mendukung, seperti jam tangan yang saya pakai ini (adalah) produk UMKM siap ekspor dari Jawa Barat,” jelas Jerry.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi (Kemenko Marves) Odo RM Manuhutu menjelaskan bahwa terdapat tiga kunci utama dari Gernas BBI.

Pertama, meningkatkan kesadaran masyarakat pemerintah, badahn usaha milik negara (BUMN), serta perusahaan swasta bahwa kita harus mengutamakan produk dalam negeri. Kedua, membeli produksi hasil anak bangsa. Ketiga, mempromosikan produk UMKM lokal.

Baca Juga: Menteri BUMN Erick Thohir Menyukai Jamu Kekinian Buatan Lokal