Find Us On Social Media :

Polisi Bongkar Isi Handphone Keluarga yang Tewas di Kalideres, Sering Kirim Pesan Emosional: Banyak Kata Bersifat Negatif

By Mia Della Vita,None, Selasa, 22 November 2022 | 20:37 WIB

Satu keluarga tewas di rumah Kalideres

Grid.ID- Kasus meninggalnya satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat masih terus diselidiki.

Belum lama ini, polisi menyoroti isi handphone dari keluarga tersebut.

Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, keluarga itu hanya memiliki dua handphone.

Hal ini diketahui berdasarkan temuan digital forensik dari handphone satu keluarga yang meninggal tersebut.

"Hasil digital forensik ini kami temukan bahwa di dalam rumah itu hanya ada dua handphone," ujarnya kepada wartawan, Senin (21/11/2022), dikutip dari Wartakotalive.com.

Lantas, apa saja isi handphone keluarga itu?

Berikut penjelasan polisi mengenai isi handphone keluarga yang tewas di Kalideres sebagaimana dirangkum Tribunnews.com:

Ada Aplikasi PeduliLindungi

Dari keempat orang tersebut, satu handphone digunakan oleh masing-masing dua orang.

Hengki mengatakan, terdapat aplikasi PeduliLindungi dalam handphone keluarga tersebut.

"Dan kami lihat di sini ternyata ada aplikasi PeduliLindungi atas nama masing-masing dua orang," ungkapnya.

Percakapan Tentang Emosi

Hengki mengungkapkan, pihaknya juga menemukan percakapan yang berisi kata-kata tentang emosi.

Baca Juga: FAKTA Baru Kasus Sekeluarga Tewas di Kalideres, Ibu Sudah Jadi Mayat Sejak Mei 2022, Kepergok Pegawai Koperasi yang Langsung Kabur: Allahuakbar!

"Kami temukan komunikasi satu arah dari satu HP ke HP yang lain."

"Jadi banyak sekali kata-kata berisi tentang emosi yang bersifat negatif," jelasnya.

Tak Ada Pesan soal Utang Piutang

Dilansir Kompas.com, Polda Metro Jaya tidak menemukan informasi atau pesan terkait utang piutang dari dua handphone milik sekeluarga di Kalideres tersebut.

Hal itu juga berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang sudah dilakukan oleh penyidik Polda Metro Jaya bersama tim ahli digital forensik.

"Enggak, enggak ada di sana mengenai utang," kata Hengki, Selasa (22/11/2022).

Percakapan dengan Kata-kata yang Rapi

Hengki menjelaskan, pihaknya menemukan riwayat percakapan dengan tata bahasa yang baik.

"Kata-katanya sangat rapi, terlihat berpendidikan, ada bahasa Inggris di sela-sela tulisan tersebut," ungkapnya, Selasa.

Dari keteraturan tata bahasa itu, pihak kepolisian menduga pesan tersebut ditulis oleh seorang perempuan.

"Sepertinya wanita yang menulis," lanjut Hengki.

Namun, temuan itu masih didalami oleh tim ahli psikologi forensik.

Sebab, ponsel tersebut digunakan oleh sekeluarga secara bersama-sama.

Baca Juga: Sebelum Ditemukan Membusuk, Beginilah Kondisi Terakhir Anak Keluarga yang Tewas di Kalideres, Tadinya Cantik Mendadak Berubah Kurus Pucat

"Lagi dianalisis tim ahli dari psikologi forensik karena HP itu dipakai sama sama," imbuh Hengki.

Diketahui, empat orang ditemukan tewas di sebuah rumah di Perumahan Citra Garden Satu Extension, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (10/11/2022).

Keempatnya yakni seorang bapak, Rudiyanto Gunawan (71); anak, Dian (42); ibu, R Margaretha Gunawan (66); dan paman, Budiyanto Gunawan (68).

Hasil penyelidikan terbaru, polisi menyebut satu orang atas nama Reni Margaretha telah meninggal dunia sejak Mei 2022.

Hal ini diketahui berdasarkan keterangan dari saksi yang sempat datang ke rumah korban pada bulan itu.

Sebelumnya, polisi menyebut tidak ada tanda kekerasan pada jasad mereka.

Selain itu, juga belum ditemukan zat/unsur berbahaya di organ dalam.

Lalu, tidak ditemukan sari-sari makanan di lambung keempat korban tewas tersebut.

Polisi pun masih menyelidiki penyebab kematian satu keluarga itu dengan melibatkan ahli di bidang medical forensik kolegal, ahli di bidang patologi anatomi, ahli toksikologi, dan ahli DNA.

 (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Polisi Ungkap Isi HP Keluarga yang Tewas di Kalideres: Banyak Pesan Emosi, Tak Ditemukan soal Utang