Grid.ID- Berikut 7 cara terbaik menghadapi pernikahan batal usai lamaran agar bisa bangkit. Nomor 4 yang paling penting.
Menghadapi batalnya pernikahan setelah lamaran adalah situasi yang bisa membuat banyak orang merasa bingung dan kehilangan arah. Momen seperti ini membutuhkan langkah-langkah tepat agar bisa bangkit dan melanjutkan hidup dengan baik.
Tidak sedikit orang yang mengalami kekecewaan besar, namun ada cara-cara efektif untuk mengatasi perasaan tersebut. Berikut ini ada 7 cara terbaik untuk membantu kamu melewati masa sulit ini dengan lebih kuat dan percaya diri dilansir dari Kompas.com.
1. Terima Emosimu Apa Adanya
Semakin kamu menolak perasaan yang muncul, semakin besar rasa sakit yang kamu rasakan akibat gagalnya pernikahan. Izinkan dirimu merasa sedih agar emosi bisa tersalurkan dengan sehat dan tidak berlarut-larut.
2. Izinkan Diri untuk Berduka
Luangkan waktu untuk menyendiri dan menghadapi perasaan kehilangan yang muncul. Menangis atau merasa sedih adalah bagian dari proses penyembuhan.
3. Bersikap Sabar terhadap Diri Sendiri
Melepaskan seseorang yang pernah dicintai butuh waktu dan proses. Jangan terburu-buru pulih; berikan ruang bagi dirimu untuk merasakan dan memulihkan energi.
4. Maafkan Diri Sendiri
Belajar memaafkan diri sendiri maupun mantan pasangan adalah langkah penting setelah pernikahan batal. Proses ini tidak instan, jadi beri waktu untuk memahami dan menyembuhkan diri dengan tenang.
Baca Juga: Berapa Lama Idealnya dari Tunangan ke Pernikahan? Ini Penjelasannya
5. Rawat Diri Secara Fisik dan Emosional
Cara menghadapi pernikahan batal usai lamaran selanjutnya yaitu dengan melakukan perawatan diri. Hal ini tentunya baik dalam hal fisik maupun emosional.
Meski sedang patah hati, jangan abaikan kebutuhan dirimu sendiri. Lakukan kegiatan yang membuatmu nyaman, seperti olahraga atau berbincang dengan orang terdekat, agar pikiran tetap jernih.
6. Bangun Rasa Penerimaan
Gagal menikah bukan berarti kamu tidak layak dicintai. Terima kenyataan bahwa hubungan telah usai, dan fokuslah untuk bertumbuh sebagai pribadi yang lebih kuat.
7. Kurangi Kontak dengan Mantan
Membatasi komunikasi dengan mantan pasangan akan membantumu lebih cepat pulih. Hindari keinginan untuk memantau kehidupannya, agar kamu bisa melanjutkan hidup tanpa beban perbandingan.
Melansir dari Tribunlifestyle.com, setelah urusan terkait batalnya pernikahan selesai, saatnya mulai membersihkan diri dari segala hal yang berhubungan dengan mantan. Ini termasuk menghapus nomor telepon, berhenti mengikuti akun media sosialnya, dan menyingkirkan barang-barang yang pernah diberikannya.
Melihat aktivitas mantan di media sosial bisa memicu perasaan lama muncul kembali, jadi lebih baik memutus akses sepenuhnya. Jadikan rumah sebagai tempat yang nyaman dan tenang, agar suasana hati lebih mudah dikendalikan dan proses pemulihan berjalan lancar. (*)
| Source | : | tribunlifestyle.com,Kompas |
| Penulis | : | Faza Anjainah Ghautsy |
| Editor | : | Nesiana |