Find Us On Social Media :

Kisah Oei Hui Lan, Putri Raja Gula Semarang dan First Lady Pertama Tiongkok yang Kini Masih 'Memandangi' Para Tamu Hotel Tugu Malang...

By Irene Cynthia Hadi, Jumat, 25 Oktober 2019 | 03:00 WIB

Oei Hui Lan dan lukisannya di Hotel Tugu, Malang

Pada tahun 1923, sang suami terpilih menjadi Menteri Keuangan dan Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok.

Baru kemudian, pada tahun 1926-1927, Hui Lan resmi tercatat dalam sejarah sebagai ibu negara pertama Tiongkok ketika sang suami menjabat sebagai presiden sementara.

Usai suaminya tak menjabat lagi, hidup Hui Lan yang juga dikenal sebagai Madam Wellington Koo ini pun berpindah-pindah.

Baca Juga: Putri Konglomerat Media MNC Group Disebut Bakal Perkuat Kabinet Kerja Jilid 2, Angela Tanoesoedibjo Punya 3 Saudara Perempuan Rupawan Lulusan Universitas Prestisius di Luar Negeri

Ia sempat tinggal di Prancis dan Amerika Serikat sebelum akhirnya meninggal dunia di New York dalam usia 103 tahun pada tahun 1992 lalu.

Semasa hidup, Hui Lan menjadi sosialita terkemuka dunia.

Wanita kelahiran Semarang itu kerap kali mengenakan barang branded berkelas.

Ia juga kerap memakan cheongsam, gaun tradisional Tiongkok, lengkap dengan kalung zamrud di lehernya.

Baca Juga: Karpet Jadi Alas Kartika Putri Melahirkan di Rumah

Tak tanggung-tanggung, bahan pakaiannya pun terbuat dari sutra murni berkualitas superior.

Penampilan Hui Lan beberapa kali masuk ke dalam Vogue Magazine sebagai salah satu wanita berpakaian terbaik di dunia pada tahun 1920, 1930 dan 1940.

Kecantikannya pun diabadikan oleh para fotografer dunia.

Hingga kini, kita masih bisa melihat potretnya di National Portrait Gallery, London, Inggris dan Metropolitan Museum of Art, New York serta Peranakan Museum, Singapore.

Atau mungkin kamu ingin melihat dan berfoto dengan Oei Hui Lan di Hotel Tugu, Malang?

(*)