Find Us On Social Media :

Feby Febiola Ingatkan Netizen untuk Tidak Menyantap Makanan yang Dibakar, Ternyata Bahayanya Bisa Sampai Memicu Kanker!

By Ragillita Desyaningrum, Jumat, 26 Maret 2021 | 16:18 WIB

Dengan menjalani perawatan medis seperti kemoterapi dan operasi, Feby Febiola berhasil sembuh dari kanker ovariumnya. Ia pun mengingatkan untuk tidak mengonsumsi makanan yang dibakar.

 

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.IDFeby Febiola telah dinyatakan bebas dari kanker ovarium sejak November 2020 setelah menjalankan kemoterapi dan operasi.

Selain mendapatkan perawatan medis, istri Franky Sihombing ini juga menerapkan pola hidup sehat dengan memerhatikan makanan yang dikonsumsinya.

Diceritakan oleh aktris berusia 42 tahun ini bahwa ia menghindari makanan yang dibakar, makanan dengan bahan pengawet serta mengurangi konsumsi gula.

Baca Juga: Bicarakan Endorsement, Feby Febiola Keukeuh Tolak Produk Pelangsing Badan dan Beberkan Bahayanya: Diare Hingga Ketergantungan!

“Aku makan biasa aja, asal jangan yang bakar-bakaran dan pengawer. Kurangin gula juga ya,” tulis Feby yang dikutip dari Instagram Story @febyfebiola_ pada Kamis (25/3/2021).

Makanan yang dibakar memang dapat memberikan cita rasa khas yang menggugah selera.

Sebut saja makanan seperti ikan bakar, iga bakar, kambing guling, bebek bakar, ayam bakar atau satai.

Sayangnya, makanan yang disajikan dengan proses pembakaran ternyata dinilai tidak baik apabila dikonsumsi berlebihan.

Baca Juga: Usai Dinyatakan Sembuh dari Kanker, Feby Febiola Terlihat Memasak Kacang Hijau, Ternyata Salah Satu Manfaatnya Dapat Menurunkan Risiko Kanker!

Simak bahaya dan risiko mengonsumsi makanan yang dibakar berdasarkan informasi dari Kompas.com berikut ini.

Kandungan gizi menghilang

Makanan yang biasanya diproses dengan dibakar adalah daging yang kaya akan protein.

Protein sendiri dibutuhkan tubuh untuk memelihara dan memperbaiki jaringan tubuh.

Namun, protein dalam daging bisa saja menghilang akibat dibakar dengan suhu yang tinggi.

Baca Juga: 7 Reaksi Tubuh Saat Berhenti Makan Daging Merah, Bisa Bebas Bau Badan!

 

Memicu asam lambung

Pernahkah kamu merasakan peningkatan asam lambung setelah mengonsumsi makanan yang dibakar?

Ternyata, hal dikarenakan kinerja lambung yang menjadi lebih berat untuk mencerna makanan yang diproses dengan cara dibakar.

Nah, jika kamu punya riwayat GERD atau maag, kamu disarankan untuk menghindari makanan yan dibakar karea dapat memicu dan memperparah penyakit tersebut.

Baca Juga: Hamil Anak Kedua, Ardina Rasti Harus Bed Rest Karena Asam Lambung, Begini Cara Bumil Mengatasi Perut Panas Karena Tinggi Asam Lambung

 

Memicu kanker

Melansir laman resmi Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes RI via Kompas.com, kandungan protein tinggi pada makanan yang dibakar dengan suhu tinggi dapat membentuk senyawa karsinogenik.

Senyawa ini dapat merusak DNA dalam gen manusia sehingga dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Baca Juga: Waspada! Penyintas Kanker Payudara Dilarang Minum Soda Kalau Tidak Mau Hal Fatal Ini Terjadi

Berisiko darah tinggi atau hipertensi

Mengutip Everday Health via Kompas.com, sebuah penelitian di tahun 2018 mengungkapkan adanya hubungan makanan yang dibakar dengan risiko kenaikan tekanan darah.

Lebih tepatnya, makanan yang dimaksudakan adalah seperti daging sapi, ayam, atau ikan yang dipanggang dan dibakar.

Baca Juga: Minum Kopi Nggak Bikin Tekanan Darah Naik, Tapi..

 

Memicu diabetes tipe 2

Makanan yang dibakar dapat menghasilkan zat yang disebut advance glycation end products (AGEs).

Rupanya, zat ini dapat menyebabkan stress pada sel tubuh, peradangan serta resistensi insulin sehingga memicu diabetes tipe 2.

Baca Juga: Dihindari Karena Rasanya Pahit, Pare Justru Menyimpan Segudang Manfaat, Salah Satunya Obat Alami Diabetes!

Nah, untuk menyiasati agar kamu tetap dapat menikmati makanan yang dibakar tanpa mengkhawatirkan risiko di atas, ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan.

Melansir Grid.ID berikut adalah cara supaya kamu bisa mengurangi risiko bahaya makanan yang dibakar:

- Bakar dengan api kecil, karena api atau suhu yang telalu panas dapat memicu risiko-risiko kesehatan yang telah disebutkan di atas.

- Jangan makan bagian yang gosong, karena bagian yang gosong inilah yang dapat memicu kanker.

Baca Juga: Sempat Ingin Pensiun di Usia 35 Tahun, Raffi Ahmad Ogah Gila Harta hingga Kejar Setoran yang Gak Akan Ada Habisnya: Waktu Nggak Bisa Dibeli dan Kita Uangkan!

- Jika membakar daging, gunakan daging yang tidak terlalu berlemak supaya tidak cepat gosong.

- Rendam dengan bumbu terlebih dahulu selama 30 menit untuk mengurangi pembentukan zat karsinogen.

- Perhatikan kebersihan alat pemanggang supaya tidak berkarat dan semakin menambah risiko kesehatan.

- Jangan berlebihan dan imbangi dengan menu sayuran serta buah.

 (*)