Find Us On Social Media :

Waspada Pneumonia Mengintai Kesehatan Anak! Begini Cara Cynthia Lamusu Lindungi Kedua Buah Hati

By Devi Agustiana, Sabtu, 14 November 2020 | 15:09 WIB

Cynthia Lamusu

Laporan Wartawan Grid.ID, Devi Agustiana

Grid.ID – Semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik untuk anak-anaknya.

Mulai dari pendidikan hingga kesehatan, akan dijaga secara ketat.

Ditambah dengan kondisi pandemi saat ini yang masih belum usai.

Salah satu penyakit yang kerap menyerang anak-anak adalah pneumonia.

Baca Juga: Begini Pentingnya Pemberian Vaksinasi pada Anak di Masa New Normal selama Pandemi

Diwartakan laman GridHealth.id, bahkan menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2017, pneumonia telah mengakibatkan 17% atau 25.481 kematian balita di Indonesia.

Pneumonia disebut pula sebagai penyebab kematian balita kedua di Indonesia setelah persalinan preterm dengan prevalensi 15.5%.

Tahun 2019 terdapat 467.383 kasus pneumonia pada balita.

Beberapa faktor penyebab pneumonia pada anak ini di antaranya belum terpenuhinya ASI eksklusif, berat badan lahir rendah, belum imunisasi lengkap, polusi udara di ruang tertutup dan kepadatan yang tinggi pada rumah tangga.

Baca Juga: Iseng-iseng Minum Air Rebusan Serai, Sederet Penyakit Ini Akan Musnah Seketika, Wajib Dicoba!

Pneumonia merupakan penyakit peradangan akut pada paru-paru yang membuat paru-paru dipenuhi dengan cairan dan sel radang.

Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius dan tidak jarang menyebabkan kematian.

Bahayanya lagi, pneumonia sering terlambat disadari.

Hal ini karena gejala awalnya yang sulit dibedakan dengan penyakit pernapasan lain yang ringan seperti pilek atau selesma (common cold).

Baca Juga: Coba Rutin Diet dengan Menu Berikut, Rasakan Sendiri Efeknya Jika Kalian Ingin Mengurangi Asupan Gula Secara Teratur

Akibatnya, banyak anak-anak yang mengidap pneumonia tidak mendapatkan perawatan yang seharusnya dan berdampak fatal pada kesehatan mereka.

Penyanyi cantik Cynthia Lamusu juga merasakan kekhawatirannya akan penyakit ini.

Apalagi, Cynthia memang memiliki anak kembar yang lahir secara prematur, yaitu Atharva Bimasena Saputra (Bima) dan Ataya Tatjana Aisyah Putri (Tatjana).

"Salah satu yang menjadi ketakutan nomor satu saat itu adalah kondisi pneumonia," ungkap Cynthia seperti Grid.ID kutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Terima Kenyataan sang Suami Mengidap Gangguan Mental Sejak Lama, Nycta Gina Tak Akan Marah Kalau Rizky Kinos Lakukan Hal Ini di Kamar Mandi, Simak Penyebabnya!

"Karena angka kematian bayi yang baru lahir untuk pneumonia, untuk bayi normal kami ketahui sangat tinggi, apalagi anak-anak kami lahir prematur, jadi betul-betul dijaga."

Cynthia dan sang suami, Surya Saputra, sangat hati-hati menjaga anak-anaknya dari pneumonia.

Ketika Bima dan Tatjana baru pulang dari rumah sakit, keduanya betul-betul menerapkan karantina, mulai dari tidak menerima tamu, menjaga kebersihan udara di kamar dengan air purifier, hingga membatasi penjenguk selama 6 bulan.

Sebagai bagian dari pencegahan pneumonia, ia juga berkomitmen menjalankan ASI eksklusif dan memastikan anak-anaknya mendapatkan gizi optimal lewat Makanan Pengganti ASI (MPASI) setelahnya.

Baca Juga: Duh, Masih Mau Begadang Setelah Tahu 7 Bahaya Ini? Nomor 3 Paling Ngeri

"Kembali lagi, karena anak-anak kami prematur membuat kami ekstra memperhatikan tumbuh kembangnya, mulai dari nutrisi dan stimulasi agar bisa tumbuh optimal," lanjutnya.

Terakhir, Cynthia mengingatkan para orang tua untuk tetap berhati-hati pada pneumonia karena angka kematian bayi dan balita karena penyakit tersebut masih terbilang tinggi.

Untuk itu, ia menganjurkan agar orang tua senantiasa menjaga kebersihan di rumah, menjaga nutrisi anak dengan baik, dan mengutamakan ASI ekslusif.

Jangan lupa juga menjalankan imunisasi yang lengkap dan tepat waktu.

(*)