Find Us On Social Media :

Kalap Makan Daging Saat Idul Adha, Ini Bahaya Kesehatan yang Siap Mengintai Jika Kebanyakan Makan Daging, Bukan Cuma Kolesterol!

By Ragillita Desyaningrum, Selasa, 20 Juli 2021 | 11:38 WIB

Mulai dari kolesterol, sembelit, hingga risiko kehilangan penglihatan, inilah bahaya kesehatan jika kebanyakan makan daging.

Laporan Wartawan Grid.ID, Ragillita Desyaningrum

Grid.ID – Perayaan hari raya Idul Adha identik dengan membagikan daging kurban seperti sapi dan kambing.

Biasanya, daging kurban ini diolah menjadi berbagai sajian khas seperti rendang, sate, tongseng, dan lain-lainnya.

Tak jarang, banyaknya sajian daging yang lezat di rumah membuat kita kalap memakannya.

Daging hewan memang sumber protein yang baik, namun kebanyakan makan daging ternyata akan berdampak buruk.

Melansir Tribunnews.com, daging merah tinggi akan kandungan lemak jenuh yang menyebabkan kadar kolesterol tinggi.

Meski begitu, makan daging terlalu berlebihan tidak hanya dapat memicu kolesterol saja lho.

Berikut adalah bahaya kesehatan jika kebanyakan makan daging yang dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga: Menjelang Hari Raya Idul Adha, Ahli Beberkan Tips Menjaga Kadar Kolesterol Walaupun Makan Daging dan Santan 

Memicu keringat berlebih dan bau badan tidak sedap

Ketika mengonsumsi daging, tubuh memerlukan energi yang lebih untuk mencerna dan memprosesnya.

Hal ini berefek pada peningkatan suhu tubuh sehingga membuat kita mengeluarkan keringat lebih banyak.

Nah, keringat berlebih inilah yang memicu bau badan tidak sedap.

Sembelit

Terlalu banyak mengonsumsi daging dapat mengakibatkan beberapa masalah pencernaan seperti sembelit dan perut kembung.

Apalagi jika tidak diimbangi dengan makanan lainnya, terutama makanan tinggi serat.

 Baca Juga: Tak Disangka, Daging Merah dan Beberapa Makanan Lezat Ini Ternyata Penyebab dari Penyakit Asam Urat!

 

Meningkatkan risiko penyakit kanker dan kardiovaskular

Makan daging terlalu banyak dapat meningkatkan kadar kolesterol sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung.

Selain itu, mengonsumsi daging olahan seperti ham, bacon, atau sosis, juga dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena kanker.

 

Meningkatkan risiko kehilangan penglihatan

Mengutip Bustle via Kompas.com, konsumsi daging merah dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan risiko degenerasi makula terkait usia.

Hal inilah yang menjadi penyebab utama kebutaan di antara orang-orang lanjut usia di Amerika.

Alasannya adalah lemak jenuh dalam daging dianggap membahayakan pembuluh darah kecil yang ada di mata.

 Baca Juga: 7 Reaksi Tubuh Saat Berhenti Makan Daging Merah, Bisa Bebas Bau Badan!

 

Tulang lemah

Daging merah memang tinggi kandungan protein, namun kebanyakan protein di dalam tubuh akan berakibat hilangnya kalsium dalam urin.

Padahal, kalsium adalah salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh untuk membangun tulang yang kuat. 

 (*)